-FF- Meet Him Again

wooooo…. ff q nih.. yg mau bca, y bca, yg gak mau abaikan aja.. ^^

‘wuuuuuusssshhhhh..’

Angin berhembus membuat ku merindukannya

Rasa rindu ku padanya..

Rindu yang sangat-sangat besar..

<< flash back ^^ :p

Seoul, 14 januari 2009

1 tahun yang lalu

*Hangrin POV*

“Hangrin-ah.. annyeong..!”

“Yoora-sshi..” kaget ku

“ya Hangrin..”

“wae..??”

“kau mengubah gaya rambutmu..??” tanyanya

“ne..”

“babo! Kau aneh tau!”

“terserah aku.. :p”

“aiiisshh! Jinjja!”

Tiba-tiba seseorang memanggil ku

“Hangrin-ah!!”

“waeyo minho-ah..??” tanya ku

“jonghyun hyung memanggilmu..” jawabnya smabil tersenyum jahil

“mwo ya!!”

Dia berlari dan aku mengejarnya..

“ya! Aku benar tau! Jonghyun hyung memanggil mu!!” katanya

“puuh! Aku tak percaya..”

“kalau kau tak percaya kenapa kau tidak menemuinya..??”

“ani! Aku tidak mau..”

“aish! Yaudah.. aku bilang sama jonghyun hyung ah..” katanya sambil bergegas pergi

“huh!”

——————————————

“ya!” sapa yoora

“mwo..??” tanya ku

“ada seseorang yang suka denganmu..”

“nugu..??” tanya ku lagi

“jinki..” jawabnya

“nugu..?? aku tidak tau tuh..” kataku

“itu,, yang lagi jadi trending topic..”

“molla..”

“ah! Nanti ku tunjukkan padamu..”

——————————————

“mana..??” tanya ku

“tunggu dulu.. nah.. itu dia.. ^^”

“??? Gak kenal..” kataku sambil meninggalkan yoora

——————————————

‘teeeeeennnnggggggg’

Bel pulang berbunyi

“annyeong Hangrin.. nanti main ke rumah ku ya..” kata yoora

“ne..”

——————————————

‘krek’ aku membuka pintu rumah

“aku pulang..” kataku

“seperti biasa tak ada satu pun orang..” kataku lagi

Aku berjalan menuju kamar ku..

‘bruk!’ aku menghempaskan tubuh ku ke kasur dan mengambil handphone ku..

jinki..?? kenapa nama itu..??

“aiiiissshh!! Jinjja! Ada apa denganku..??”

“aku pulang..” kata oppa

“selamat datang oppa..” jawab ku

“lauk apa hari ini..??” tanyanya

“entahlah..”

——————————————

Aku membuka mata ku yang masih ngantuk..

“hangrin-ah!! Cepat bangun! Kau itu sekolah tidak..??” teriak omma yang mebuat kuping ku sakit

Tiap pagi pasti seperti ini..

“ne omma..”

Aku berjalan lesu menuju kamar mandi yang jauh dari kamar ku..

——————————————

‘srek’

“kau harus makan hangrin-ah..” kata jungri oppa

“araseo oppa!” kata ku

——————————————

Sesampainya di sekolah,, aku  menjalani piket umum yang sangat membosankan..

“hangrin-ah! Jinki hyung suka padamu..” kata seseorang yang tidak ku kenal

“mwo..??”

“ehm,, J-I-N-K-I..”

“mwoya.. aku tidak kenal dengannya…”

*Jonghyun POV*

“hangrin-ah!”

Aku melihat ke sumber suara

“jinki hyung suka padamu..”

Mwo..? jinki hyung suka denga hangrin.. andwae!

“mwo..?” kata hangrin santai

“ehm,, J-I-N-K-I..” kata Key

“mwoya.. aku tidak kenal dengannya..”

Ah! Syukurlah hangrin tidak mengenal jinki hyung.. berarti aku masih punya harapan..

——————————————

“ya hyung!” panggil minho..”

“wae..??” tanyaku

“kapan kau akan menyatakan itu padanya..??”

“mwo..??”

“sudahlah hyung.. hyung jujur saja.. hyung suka dengannya kan..??”

“nugu..??” tanya ku

“PARK HANGRIN…” jawab minho singkat

“mwo..??”

*yoora POV*

“sudahlah hyung.. hyung jujur saja.. hyung suka dengannya kan..??”

Siapa tuh..?? bukannya minho..??

“nugu..??”

Itu.. jonghyun kan..??

“PARK HANGRIN…”

Mwo..?? jinjja..? jonghyun suka dengan hangrin..??  berarti selama ini aku bertepuk sebelah tangan.. andwae! Jonghyun tidak boleh menyukai hangrin.. andwae..

*hangrin POV*

“hhhhhaaaaaaaaaa…….”

Aku duduk di kursi taman sekolah,, melihat orang lain bersama teman mereka.. aku benci diriku yang tidak mempunyai teman seperti ini..

“hangrin-ah..” sapa seseorang

Aku membalikkan badan ku ke sumber suara..

“nuguya..??” tanyaku

“lee jinki..” jawab orang itu sambil menjulurkan tangannya

“hm,, aku tidak akan tergoda denganmu..” kata ku ketus dan pergi meninggalkannya

“ya! Kau tahu.. aku pasti akan membuatmu menyukaiku!!” teriak jinki

——————————————

“aaiiiissshhh!! Jinjja!” keluh ku

“mworago..??” tanya seseorang

“ah! Seohyeon onnie..” kaget ku

“nugu..?” tanyanya

“ah! Bagaimana kau tahu aku sedang bermasalah dengan seseorang..?” tanya ku

“haha.. aku sudah tau kebiasaanmu..” jawabnya

“jadi.. siapa orang itu..?” tanyanya lagi

“jinki-sshi..” jawab ku
“nugu..?” tanyanya

“jinki-sshi..!!” kataku agak berteriak

“mwo..?? jinki..? lee jinki..??” tanyanya lagi

“ne..”

“aa.. jinjja..?” tanyanya

“ne.. wae..?”

“kau,, jangan pernah sekali pun terbuai dengannya.. jangan sekali pun!” kata seohyeon onnie tiba-tiba

“waeyo..?” tanya ku heran

“pokoknya jangan sekali pun kau menerima ajakan dia..” kata seohyeon onnie lagi

“ara..?” tanyanya

“ne..” jawab ku

“hm,, ingat kata-kata ku tadi..” katanya sambil mengacak rambut ku dan pergi meninggalkan ku

——————————————

Waeyo..??

Kenapa seohyeon onnie begitu khawatir..??

“hangrin-ah!!”

Aku menoleh ke sumber suara

“yoora..”

“ya! Aku mencarimu dari tadi babo!” ocehnya

“mianhae..” sesalku

‘bruk!’

Tiba-tiba seseorang terpental kearah kami

“mwo..?? nugu..??” bingung ku

“ah!” yoora terkejut

“key-sshi!!” teriak ku

“siapa yang berbuat seperti ini..??” tanya yoora

“naega.. waeyo..??” kata seseorang laki-laki

“dia.. ok taekyeon..” kata yoora kaget

——————————————

“aaassshhh!! Jinjjayo..” oceh yoora

“kenapa anak brandal itu gak di keluarin aja..!” marah ku sambil mengobati luka key

“dia memang seperti itu kok..” kata jonghyun entah dari mana

‘grak’ bunyi kursi yang di dorong oleh yoora

“aku pergi dulu..” katanya

“wae..??” bingung ku

*yoora POV*

‘grek’ aku mendorong kursi yang ada di depan ku

“aku pergi dulu..” kata ku

“wae..??” bingung hangrin

Aku berlari hingga menjauhi ruang uks..

Kenapa..? kenapa dengan hati ku..? aku benci jika mereka bertemu.. tapi kenapa..? hati ku membiarkan mereka berdua..? kenapa..??

Perlahan aku meneteskan air mata,, aku tidak sadar kalau sebenarnya sejak tadi ada yang memperhatikan ku..

“keluarlah.. aku tau kau di sana..” kataku

“hm,, ketahuan ya..”

“waeyo..? kau mau mengejek ku..?” tanyaku

“aniyo..”

“lalu.. kenapa kau memperhatikan ku dari tadi..?” tanyaku

“kau patah hati..??” tanyanya

“mwo..??”

*author POV*

“kau patah hati..??” tanya minho

“mwo..??” bingung yoora

“ya! Aku tidak..” yoora terputus

“aku tau.. sebenarnya kau suka dengan jonghyun hyung kan..?? kau patah hati karena tau bahwa jonghyun hyung suka dengan hangrin kan..? aku tau semuanya KIM YOORA..” kata minho

“geurae.. kau benar.. itu semua benar.. jadi kau mau apa!! Kau mau..” kata-kata yoora terputus

‘cup’ kecupan kecil di berikan minho untuk yoora

“saranghae yoora-ah..”

*jonghyun POV*

Mworago..? kenapa yoora tiba-tiba pergi..

“ah.. aku juga pergi ya..” kata key pamit

Kenapa..? kenapa key ikut-ikutan pergi..?

“ah! Aku juga ya oppa..” kata hangrin

Ah! Andwae! Ini kesempatan

‘tep’ aku memegang tangannya

“oppa..?” bingungnya

“sebentar.. aku ingin mengatakan sesuatu padamu..”

“mwo..?” tanyanya

“hangrin-sshi.. saranghae..”

‘brak!’ tiba-tiba pintu terbuka dengan kasarnya

“dia milikku babo!” kata jinki berteriak

“jinki hyung..” kaget ku

“jinki-sshi.. mworago..?” kaget hangrin

——————————————

“hangrin..” panggil jinki

“ya! KIM KIBUM!!! Dimana kau!!” hangrin keluar ruang uks dan pergi mencari key

“hyung..” panggil ku

“ya! KIM JONGHYUN,, kau pikir kau siapa ingin melawan ku..??” tanya jinki

“hyung.. aku tidak ingin melawanmu.. tapi aku ingin kejujuran hangrin.. itu saja..”

“hm,, sok suci,,” ceramah jinki

“hyung.. aku mohon,, jauhi hangrin..”

“jauhi..? kau pikir aku hanya main-main dengannya..? tidak jonghyun,, aku sungguh mencintainya..”

“hyung.. aku juga mencintainya..”

“jadi bagaimana…? Mau main..?”

“main..? cara mainnya..?”

“jika dia memilihmu.. kuserahkan dia padamu,, tapi kalau dia memilih ku.. kau harus ikhlaskan dia untuk ku..”

“boleh.. aku setuju..”

“baiklah.. kita tentukan pemenangnya nanti..”

“……..”

*hangrin POV*

Cih! Mana sih anak satu itu..

Aku mencari key kemana-mana.. pasti dia yang memberitahu kepada jinki masalah tadi.. dasar anak satu itu..!

Ah! Itu dia

“ya! Kim kibum..” panggil ku

“ah! Hangrin-sshi..”

“kau,, mengakulah,, kau kan yanga mengatakan tadi kepada jinki..”

“aniyo..”

“jujurlah.. aku tau itu kau..”

“kalau iya kenapa..? Kau mau memukulku dengan otot lemahmu itu..”

“ya! Jangan sepelekan otot ku..!!”

“coba..”

“kau,, jangan tarik kata-katamu tadi..”

‘duak!’ aku meninju key dengan kuat.. key pun terjatuh ke tanah..

“kau jangan macam-macam.. jika sekali lagi kau macam-macam.. kepalan ini yang akan membunuh mu..” kataku mengancamnya

*author POV*

Hangrin mengancam key dengan sinis..

“ara.. aku mengerti.. tapi ku katakana sesuatu..” kata key

“apa..??” tanyaku

“kau,, jangan menyesal..” jawabnya sambil tersenyum licik dan pergi meninggalkan hangrin

——————————————

“jadi,, bagaimana yoora..?” tanya minho dengan gugup

“mianhae.. aku belum bisa menerima mu..” jawab yoora pergi meninggalkan minho

“aku menunggumu..” kata minho sedikit berteriak

——————————————

“apa-apaan anak itu,, apa maksudnya ‘jangan menyesal’.. memangnya kenapa..??” kata hangrin kesal

Hangrin kembali lagi ke uks

“maaf oppa,, aku lama,,” katanya

“gwenchana..” kata jonghyun

“hangrin-ah.. aku ingin mengajakmu jalan-jalan hari ini.. kau mau..??” tanya jinki

“mwo..??”

*hangrin POV*

“hangrin-ah.. aku ingin mengajakmu jalan-jalan hari ini.. kau mau..??” tanya jinki oppa

“mwo..??” kaget ku

Mengajak..? dia mau mengajak ku jalan-jala..??

Ah! Aku lupa,, seohyeon onnie bilang jangan menerima ajakannya kan..??

“ani,, aku tidak mau..” jawab ku

“jebal hangrin.. untuk kali ini saja,, lalu aku tidak akan mengganggumu lagi.. jebal..” mohon jinki oppa

“aa,,”

Hottoke..? bagaimana..?? kalau aku tidak menrimanya, dia akan mengganggu ku terus,, baiklah! Kalau begitu aku mau..

“oke,, aku mau,, tapi kau janji ya tidak akan mengganggu ku lagi..??” tanya ku

“aku janji..” jawabnya

Dia mengancungkan jari kelingkingnya dan aku meraihnya..

Setelah beberapa lama,, jinki oppa pun pergi

“ya! Apa maksudmu menerima ajakannya..?” tanya jonghyun oppa

“aaa.. wae.? Itu supaya dia tidak akan mengganggu ku lagi..” jawab ku

“babo!” marah jonghyun oppa dan pergi meninggalkan ku

——————————————

“aku pulang.. onnie..?? haneol onnie..??” panggil ku

“ne hangrin-ah.. onnie di sini..” jawab haneol onnie

“onnie.. nanti katakan pada omma aku pergi jalan-jalan dengan teman ku..”

“ne.. kau sebelum pergi makan dulu..”

“neee..”

——————————————

Aku menunggu jinki oppa di taman depan sekolah..

Kenapa dia lama sekali..??

“ah,, mianhae hangrin-ah.. aku lama..”

*jinki POV*

“aku pulang omma..”

“selamat datang jinki.. ayo makan dulu…”

“ne omma..”

“jinki-ah,, nanti kau bisa tolong omma..??”

“mm,,?? Mwo..?”

“nanti kau urusi pekerjaan ayahmu di amerika sana.. omma tidak sempat ke sana karena ingin mengurusi kuliah kakak mu.. setelah itu kita akan pindah ke sana karena pekerjaan ayah.. araseo..??”

“ah,, ne..”

Aku pergi meninggalkan omma

Amerika..? tinggal di sana..? kalau begitu aku tidak bisa bertemu lagi dengan hangrin..? hah.. sesuai janji ku dengannya,, aku tidak akan mengganggunya lagi.. jonghyun-ah.. kau menang..

——————————————

Hah! Sudah jam berapa ini..??

Gawat,, semoga dia tidak marah

Aku mengeluarkan motor ku dan mengendarainya dengan cepat…

——————————————

Itu dia..

Manisnya,, baju itu cocok sekali dengannya,, beruntungnya jonghyun..

“ah,, mianhae hangrin-ah.. aku lama..” kataku

“ah,, gwenchana.. aku baru datang kok..”

“hm,, gumawo karena sudah mau menunggu ku..” kataku sambil tersenyum

*hangrin POV*

“ah,, mianhae hangrin-ah.. aku lama..” kata jinki oppa

“ah,, gwenchana.. aku baru datang kok..”

“hm.. gumawo karena sudah mau menunggu ku..” kata jinki oppa sambil tersenyum lembut

‘deg!’ mworago..? gwenchana..?? ada apa dengan hati ku..?

“ayo kita pergi..” ajak jinki oppa

“ne..”

Jinki oppa menaiki motornya,, dan aku juga menaiki motornya

“kau mau kemana..?” tanya jinki oppa

“terserah,, tapi saat ini aku sedang lapar..” jawab ku

“kau mau apa..??” tanya jinki oppa lagi

“hm,, aku mau samgyupsal,, atau jjamyeun.. ^^”

“aa,, araseo.. kita makan samgyupsal saja ya..??”

“ne..”

——————————————

“oppa..” panggil ku

“ne..?”

“kau pernah pacaran..?”

“wae..?”

“ani..”

“hm,, iya,, aku pernah,,”

“berapa kali..?”

“dua kali..”

“jinjja..? kata teman ku kau sudah hampir berpuluh-puluh kali..”

“hm,, park hangrin-sshi.. kuingatkan padamu.. jangan pernah sekali pun percaya dengan yang namanya gossip..”

“ne,, araseo.. jadi,, bagaimana hubunganmu dengan pacar mu..?”

“hm,, aku tidak bisa menceritakannya..”

“wae..?”

“karena itu begitu sakit.. aku di campakkan oleh mereka.. benar-benar sakit..” jawabnya sambil menahan tangis

*jinki POV*

“hm,, aku tidak bisa menceritakannya..” kataku

“wae..?”

“karena itu begitu sakit.. aku di campakkan oleh mereka.. benar-benar sakit..” jawab ku sambil menahan tangis

“kumohon ceritakan padaku..”

>>  flash back..

1 tahun yang lalu (pacar pertama)

“jinki-ah,,”

“wae hyoji..?”

“aku boleh pinjam uang..?”

“untuk apa..??”
“untuk biaya berobat appa ku..”

“hm,, apa yang tidak kulakukan untuk kekasih ku..” kataku

“hehe,, gumawo…”

——————————————

“ya! Mworago..?? sejak awal kau membohongi ku ya..!! sejak awal uang itu bukan untuk biaya berobat appamu kan.. tapi itu untuk berjudi kan!!”

“hah,, geurae.. wae..??”

“ya! Hyoji-sshi.. kau itu perempuan,, kenapa kau main judi..”

“terserah ku babo! Memangnya kau itu siapa ku..??”
“aku ini kekasih mu hyoji..!!”

“kekasih..? ya.. ku katakan padamu.. sejak awal aku ini tidak menyukaimu.. tapi aku hanya ingin kekayaamu..”

“mwo..? jadi semua itu..”

“geurae.. itu hanya bohong.. aku tidak mencintaimu sejak dulu.. nih uangmu ku kembalikan.. hahaha.. ayo junsi.. kita pulang..”

‘bruk’ aku terduduk..

Jadi.. itu hanya kebohongannya..? dasar perempuan sial!! Kau akan menyesal babo!!

Pelahan aku menetes kan air mata..

“dasar kau,, KIM HYOJI BABO!!!!!!!!!!!!!!!” teriak ku

<<flash back end

——————————————

“oppa..”

Aku melihat mata hangrin berbinar-binar

>> flash back

4 bulan yang lalu (pacar ke dua)

“jinki-ah..”

“hm,,??”

“boleh aku menanyakan sesuatu..??”

“ne..??”

“kalau aku pergi kau akan bagimana..??”

“hm,, aku akan kesepian..”

“oo.. kalau aku suka dengan orang lain bagaiman..??”

“he…? Kau menyukai namja lain..??”

“ani.. aku hanya bertanya..”

“aku pasti sangat sedih..”

“ooo.. ara..”

——————————————

“mana nih hyerim..??” kesal ku

Dua jam aku menunggu..

“aiissshhh!! Lebih baik aku pulang!” oceh ku

Di perjalanan aku melihat yeoja yang sangat ku kenal berjalan dengan namja berbadan tinggi

“bukannya itu hyerim..??”

Aku melihatnya sekali lagi..

“benar! Itu dia..” kaget ku

Aku mengikuti jejak mereka berdua.. dan pada saat itu,, persis di depan ku mereka berciuman

“mwoya..” kesal ku

‘brak!’ aku memukul namja itu

“ya! Apa yang kau lakukan!! Dia yeoja ku babo!!” marah ku

“mwo..?? dia itu yeoja ku..”

“oppa..” teriak hyerim

“hyerim..” kataku

“ya! Kenapa kau sakiti namja ku..” isaknya

“hyerim..”

“hyerim-ah,, jadi ini namja brengsek yang sering kau ceritakan..” kata namja itu

“mwo..? namja berengsek katamu..!!” aku memukulnya lagi

“ya!!!” teriak hyerim

“ya! Hyerim-sshi.. apa maksudmu dengan namja brengsek!!” kesal ku

“ya! Kau itu memang namja brengsek yang pernah ku temui!!” jawab hyerim

“kau.. dasar!! Kau itu yang brengsek!!” kesal ku dan menampar hyerim

“ya! Apa yang kau lakukan babo!!” kata namja itu

Namja itu berkali-kali memukul ku..

Dan akhirnya mereka meninggalkan ku..

Saat itu hujan turun dengan derasnya..

“hah,, hah,, hah,,” nafas ku tersengal-sengal

“lagi-lagi seperti ini… mengapa ini selalu terjadi denganku!!”

<< flash back end

——————————————

“oppa..”

Kali ini aku melihat hangrin menteskan air mata

“hangrin..”

“mianhae.. aku tidak tau bahwa kau menyimpan kepedihan yang sangat mendalam..” isaknya

“ani.. kau,, uljima..”

“hiks hiks.. aku tidak tahu kalau hatimu juga sebenarnya baik..” isak hangrin lagi

“hangrin.. sudahlah.. itu luka lama.. aku sekarang tidak apa-apa kok..”

“jinjja..?”

“ne,, aku lebih baikan dari pada dulu..”

——————————————

“hangrin.. sesudah ini kita mau kemana..??” tanyaku

“hm.. bagaimana kalau kita shopping..??”

“haaa,, anak perempuan sukanya shopping ya.. lebih baik kita cari souvenir..”

“hm,, baiklah.. ^^”

*hangrin POV*

Ternyata jinki oppa itu tidak segalak yang ku pikirkan..

Ternyata dia punya hati kecil..

Setelah mendengar cerita dia di campakkan aku jadi ingin mengetahui dia lebih jauh.. hah!! Apa yang ku katakan..? sebenarnya ada apa dengan hati  ku..??

——————————————

“hangrin.. sesudah ini kita mau kemana..?” tanya jinki oppa

“hm.. bagaimana kalau kita shopping..??”

“haaa,, anak perempuan sukanya shopping ya.. lebih baik kita cari souvenir..”

“hm,, baiklah.. ^^”

——————————————

“aku ingin membeli sesuatu untuk mu,, sebagai kenang-kenangan..” kata jinki oppa

“wae..?”

“loh..? bukannya aku sudah berjanji tidak akan mengganggu mu lagi..”

“ahh.. geurae..”

Kenapa..? kenapa hati ku jadi gelisah..?

“ca.. aku akan membelikan ini padamu..”

Jinki oppa memperlihatkan kalung bermata kalung kupu-kupu

“ah,, yeopoda..” puji ku

“hm,, ah.. aku beli ini..” kata jinki oppa

“ah.. harganya 10.000 won..”

“ini..”

“gumashamida.. kalian pasangan yang serasi..” puji penjual itu

“ani.. kami belum pacaran,, tapi mau ku seperti itu,, hahaha,,”

Hm,, aku mengerti oppa

“nah.. ini untukmu.. mari kupasangkan..” kata jinki oppa

“gumawo oppa..”

Dia memasangkan kalung bermata kalung kupu-kupu itu ke leher ku..

“kau cocok pakai itu..” pujinya

“gumawo..”

——————————————

“ng..? gak kerasa kita sudah jalan-jalan lama sekali..” kata jinki oppa

“ng.. benar.. gak kerasa.. ^^”

“haaah,, rasanya aku ingin kita jalan-jalan terus seperti ini,, tapi aku sudah janji,, aku tidak akan mengganggumu lagi..”

“ne..”

Kenapa..? rasanya sakit sekali ketika dia menyebutkan kata-kata janji..

“oke,, ku antar kau pulang..”

“ani.. gwenchana oppa..”

“aniya..”

“ehm.. baiklah..”

*jinki POV*

Aku mengantarkannya pulang,, karena saat itulah saat terakhir ku melihatnya.. mungkin aku akan pergi ke amerika besok..

“annyeong oppa..”

“ne..”

——————————————

“aku pulang..”

“ah! Jinki-ah..”

“ne omma..??”

“kata appa mu,, kau harus pergi besok,, tidak apa-apa kan..??”

Sudah ku duga,,

“ne omma..”

——————————————

“omma.. aku pergi dulu ya..”

“ne,, hati-hati jinki.. nanti surat izin mu akan omma berikan..”

“ne omma..”

——————————————

‘ting tong’

‘krek..’

“omo! Hyung! Wae..??”

“kau bisa berikan ini kepada hangrin..”

“ng..? apa ini..”

“sudahlah.. jangan banyak tanya.. tolong ya key…”

“hm,, ne hyung..”

——————————————

*incheon internasional airport*

“haaaahh,, ramainya.. sekarang jam berapa sih..?? hm,, sudah jam 8 satu jam lagi aku berangkat..”

Key,, semua ku percaya kan padamu.. tolong.. key

*hangrin POV*

Huaaammm,, pagi yang cerah,, berharap bisa bertemu dengan jinki oppa..

Akhirnya aku tahu kenapa seohyeon onnie melarang ku untuk tidak jalan bersama jinki oppa.. ternyata supaya aku tidak menangis jika dengar ceritanya,, ternyata soehyeon onnie itu teman dekat jinki oppa sejak dulu..

——————————————

“aku pergi,,” pamit ku pada orang rumah

“hati-hati hangrin-ah..”

“ne..”

——————————————

“hangrin!!” panggil yoora

“yoora..” kaget ku

“hei.. kau tidak akan percaya ini..” katanya

“wae..?”

“aku kemerin di tembak minho gak berhenti-berhenti..”

“haha,, keberuntunganmu..” kataku

“oh iya.. katanya kemarin kau di tembak jonghyun oppa ya..??”

“ne,, tapi aku akan menolaknya..”

“wae..? kau kan mencintainya..”

“itu dulu.. tapi sekarang tidak..”

“jadi.. siapa orang itu..??”

“rahasia..”

——————————————

“hangrin..”

“key-sshi..? wae..?”

“ini untuk mu..”

“dari siapa..?”

“jinjki hyung..”

“jinki oppa..??”

“ne.. dia berpesan bacalah dengan mata hatimu..”

“ah.. araseo..”

——————————————

“ada apa hangrin..??”

‘brak’ aku mendorong kursi ku..

“ya! Hangrin kau kenapa..??” tanya yoora sedikit berteriak

——————————————

-surat untuk hangrin dari jinki..-

Hangrin-ah.. jeongmal saranghae..

Aku ingin sekali memilkimu.. tapi sepertinya aku sudah kalah dari jonghyun..

Aku mengakui itu semua..

Karena sejak awal kau tidak memilih ku..

Hangrin-ah,, jeongmal mianhae..

Sepertinya kau sedikit terganggu karena ku..

Hangrin-ah.. sesuai janji ku padamu.. aku tidak akan mengganggu mu lagi..

Karena.. aku akan pergi ke amerika dan pindah kesana karena pekerjaan ayah ku..

Aku berangkat hari ini pukul 9..

Ku harap kau tidak mengejarku..

Hangrin-ah.. jeongmal saranghae..

Ku mohon,, jangan menyukaiku karena aku tidak pantas untukmu..

Ku mohon jangan menangis.. tapi sebenarnya aku tahu isi hatimu..

-LEE JINKI-

——————————————

*incheon internsional airport*

“hah.. hah.. hah..” nafas ku tersengal-sengal

“ya hangrin!! Kenapa kau begitu ingin bertemu dengannya..?? bukannya kau tidak suka dengannya..??” tanya jonghyun sedikit berteriak

Aku tidak memperdulikannya

Aku berlari lagi..

“ya!!”

Dimana..?? dimana dia..??

Nafas ku..

Aku berlari menuju keramaian..

Dimana..?? dimana…??

“YA LEE JINKI!!!! DIMANA KAU!!!” teriak ku

“hah,, hah,, hah,,”

Mataku tertuju pada sesosok pria yang berdiri jauh di depan ku sambil tersenyum

“oppa..”

Aku berjalan menujunya..

“oppa..”

Air mata mulai menetes..

Aku pun tepat berada di depannya..

“hangrin.. kau ini keras kepala..”

“oppa..”

“padahal sudah kubilang untuk tidak mengejarku..”

“mianhae.. oppa,, sebelum kau pergi,, aku ingin mengatakan sesuatu padamu..”

“apa..? katakanlah..”

“na.. nado.. nado sarangahae jinki oppa..”

Hening…

Tiba-tiba pelukan hangat kudapatkan dari seseorang yang sangat kusanyangi..

“tunggulah aku hangrin..”

“ne.. oppa..” kataku sambil sedikit terisak

——————————————

<< flash back end ^^

Seoul, 16 september 2010

Sekarang

Ah,, jinki oppa berjanji akan pulang 1 tahun lagi setelah dia pergi.. hm,, aku benar-benar sangat merindukannya.. setelah aku mengungkapkan cinta ku kepada jinki oppa,, jonghyun oppa sedikit kesal,, lalu akhirnya dia  mengerti akan perasaan ku,, terkadang jika aku kesepian,, dia akan menemaniku.. sekarang ini kami sudah lulus sma,, aku bingung akan melanjutkan kemana

“hangrin-ah..” panggil key

Oh iya,, aku sudah tidak marah lagi kepad akey oppa,, yah,, kadang-kadang kalau dia mencoba menggoda ku aku pasti langsung marah..

“wae..?”

“aku dapat kabar dari jinki oppa..”

“jinjja..? apa..??”

“dia akan pulang besok.. tepatnya pukul 8 pagi..”

“jinjja..? ah,, gumawo key-ah..”

“haha,, sebagai gantinya kau harus mentraktir ku ramyeun..”

“ah.. kalau ramyeun tak apa..”

Key mengacak-acak rambut ku..

“hangrin-ah..”

“yoora..”

Oh iya.. akhirnya yoora menerima minho,, karena tiba-tiba dia jadi aneh dan menyukai minho..

“hm,, besok,, kau mau di temani atau tidak..??” tanya yoora

“ani.. aku sendiri saja..”

“hm,, oke..”

Yoora pergi meninggalkan ku..

Aku pen segera pulang ke rumah..

——————————————

“aku pulang..”

“selamat datang hangrin.. ya! Mana pesanan ku tadi..??” tanya jungri oppa

“nih.. mana haneol onnie..??” tanya ku

“dia tadi pergi sama soehyeon..”

“oo..”

——————————————

‘brak..’ aku merebahkan tubuh ku ke tempat tidur ku..

“besok ya..” kataku

Lalu aku pun tertidur lelap

*jinki POV*

“ah,, aku lupa,, hari ini aku harus kembali ke seoul.. apakah hangrin masih mengenal ku..?? aku rindu dia..” kataku

“jinki-ah!! Pali..” teriak noona

“ne noona..”

——————————————

-incheon internasional airport-

“hah,, udara di incheon memang sejuk..” gumam ku

“ah! Aku harus menelepon key..”

[“yeobusaeyo..??”]

“key-ah.. ayo jemput aku..” kataku

[“ani,, aku sudah janji tidak akan menjemputmu..”]

“mwo..? ayolah key..” kataku

[“aniyo hyung.. aku tidak mau menjemputmu karena tuan putrimu lah yang akan menjemput mu..”]

“mwo..?? siapa..??” tanya ku gugup

[“hangrin..”] jawabnya

Hangrin..

Aku membalikkan badan ku.. aku melihat ke kanan dan ke kiri.. dan aku menemukan sosok kecil yang selama ini kurinduka.. yah.. itulah dia..

“park hangrin..” kataku sambil tersenyum

Terlihat dari kejauhan dia mengusap air matanya dan pergi menghampiri ku..

Pelukan hangat ku berikan kepada..

“aku benar-benar sangat merindukanmu oppa..”

“hm,, aku juga..”

*hangrin POV*

Mwo..?? ini sudah jam berapa..??

Aku pun buru-buru pergi..

“omma,, aku pergi dulu..” teriak ku dari kejauhan

“hati-hati hangrin..”

Aku menghentikan taksi dan segera pergi ke incheon lebih tepatnya ke bandara di kota incheon..

——————————————

-incheon internasional airport-

“aku tidak telat kan..” batin ku

Aku berlari mencari sosok yang selama ini ku rindukan..

Ketemu..

Aku melihat dia marah-marah di telepon.. air mata ku mulai menetes..

Aku melihatnya mencari-cari seseorang.. dan matanya pun tertuju pada ku..

Karena tahu dia melihat ku.. aku pun langsung menghapus air mataku dan pergi kearahnya..

Dia memeluk ku dengan hangat.. akhirnya aku bertemu lagi dengannya..

“aku benar-benar sangat merindukan mu oppa..”

“hm,, aku juga..”

Cinta yang hangat ku dapati dari seorang lee jinki.. ya.. hanya lee jinki..

-TAMAT-

Mworago..??? akhirnya ff ku selesai juga dalam waktu 3 hari.. hehehe.. ^^

Mian kalau terlalu gaje.. dan bersifat romantisme padahal aku sendiri adalah anak sd.. ff ini terkesan dari teman ku yang diputus oleh pacarnya.. tapi ku buat seolah-olah mereka tidak putus tapi jadian.. karena ketika teman ku menangis karena diputus pacarnya.. aku jadi sedih.. T,T

Thanks buat yang baca.. ^^

bonus pictnya dubu onyu.. ^^

YUPS!!!! kyaknya cukup… ^^

thanks a lot… >,<

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s