-FF- Our Love In Autumn (One Shot)

 

“nuna, saranghae..” kata seorang namja kepada yeoja cantik di sampingnya. Yeoja tersebut yang tadinya sedang memandangi taman pun menoleh dan melihat namja di sampingnya tersebut. Namja itu tersenyum dengan manisnya dan terkesan sangat bahagia dengan apa yang dikatakannya. Yeoja yang ditembaknya tersebut mentap dengan kaget dan gugup..

“Ji-Jiyong-ah.. aku..”

 

***

Our Love In Autumn

  • Main Cast: Kwon Jiyong/G-Dragon (Big Bang), Sandara Park (2NE1)
  • Other Cast: Park Bom (2NE1), Kim Jinwoo (OC), Lee Seunghyun/Seungri (Big Bang), other Big Bang member (muncul sekali), dll.
  • Genre: Romance, Humor (?)
  • Author: Lee Hana a.k.a dk1317 a.k.a me~

P.S: ff ini pesenan temen, hehehe.. ^^ dan di ff ini, aku pake nama aslinya GD yak? Soalnya kalo pake nama panggungnya jadinya aneh.. mmm.. oh iya di sini juga ceritanya Seungri tuh sepupunya Dara yak? Hehe..

 

Happy Reading~

***

Jiyong POV

Minggu pagi di kota seoul lebih tepatnya di luar kost, udara musim gugur yang sejuk menenangkan hatiku, sekaligus membuat ku lemas..

“hyung!”

Aku menoleh ke arah suara, ah.. kulihat hoobae ku dan juga teman satu kost dengan ku dengan wajahnya yang berseri-seri

“o? Sungri-ah wae?” tanyaku

Seungri tersenyum lebar kearah ku sehingga membuat ku bingung

“tebak hyung..” katanya

“waeyo, aku malas nih..” kesalku

“ck, hyung! Kabar gembira nih!”

“mwo?”

“hehehe, hyung! Kita menang di lomba dancer kemarin!”

“jinjja? Eii, seolma..”

“eei, kalau tidak percaya ya sudah, hadiahnya untuk ku..”

“mwoya!”

Aku melintir tangan Seungri yang akan berlari. Anak ini benar-banar.

Tapi, aku tidak yakin kalau kami bakal menang, hh.. seungri kan suka membohongi ku, yah.. tentang masalah dara nuna juga dia sering membohongi ku, ya betul, aku menyukai Dara nuna.

Apakah kalian tau? Aku sudah menyukai Dara nuna sejak pertama kali masuk ke kampus ini.. heuh..

Dia salah satu panitia penyambutan mahasiswa baru saat itu. Pertama kali kesan ku pada nya, dia sangat cantik. Hanya itu, tapi lama kelamaan, aku mulai menyukai semua yang ada padanya..

Kalau di pikir-pikir aku dan Dara nuna sudah saling mengenal saat itu juga.. dia dengan senyum hangatnya menerima ku sebagai temannya, dan saat ini aku takut untuk mengungkapkan rasa cinta ku padanya, lagi pula dia sudah punya pacar, aargh!

Kau tau siapa pacarnya!? Dia adalah playboy di seluruh kampus, jika kalian bertanya tentang dia! Semua yeoja di kampus ini pasti tahu, ya benar! Dia KIM JINWOO! Ku akui dia tampan, tapi.. haiish! Sudahlah tak usah membahas playboy itu!

Ah, iya.. sebenarnya, aku sudah pernah nembak Dara nuna, tapi di tolak, hiks..

“Jiyong-ah, Seungri-ah..”

Aku dan seungri menoleh ke sumber suara, mataku melotot ketika melihat orang yang memanggil kami, Dara nuna!

“o? nuna!” kata Seungri

“kalian sedang apa?” Tanya Dara nuna

“nuna! Jiyong-hyung melintirku..” rengek seungri

Mwo!? YAK! SEUNGRI-AH!

“jinjja Jiyong-ah?”

“aniyo nuna..” elak ku

“apanya yang tidak! Jelas-jelas kau melintirku tadi hyung! Kau mau berpura-pura di depan, mmph!”

Aku membungkam mulut Seungri secepatnya

“nuna, kami duluan..” kataku

Aku membawa Seungri kabur, sedikit jauh dari Dara nuna, aku mendengar nuna tertawa kecil.

 

***

“sudahlah hyung, kau ungkapkan saja rasa cinta mu, cinta yang di pendam itu sakit hyung..” kata Seungri sambil memperagakan seorang yeoja yang sakit hati dengan memegang dadanya lalu terduduk lemas

“ya! Apa yang kau lakukan, aku tak bisa, hati ku belum siap kalau di tolak lagi..”

“hyung..”

Seungri menatap ku dengan mata yang berkaca-kaca..

“mwoya!” kesalku dan merangkul pundaknya

“ya! Kita harus ketempat kontes dance kemarin untuk mengambil hadiah, kau lupa?”

“eo? ne hyung!”

Sebenarnya, aku ingin sekali mengungkapkan perasaan ku kepada Dara nuna untuk yang kedua kalinya, walaupun dia harus bilang kalau aku orang yang begini begitu, aku sudah mencoba untuk melupakannya, tapi.. tidak bisa, akh! Cinta ini membunuhku..!

 

***

“kamsahamnida..” kata aku dan Seungri serempak

Kami pun keluar dari gedung yang menyelenggarakan kontes dance tersebut.

“dapat berapa hyung?”

“sebentar, mm.. 100 ribu won.. lumayan lah..”

“geurae?”

Aku mengangguk, wajah Seungri langsung berseri-seri

“hyung, 50-50 ya?”

“araseo, nanti saja..”

Wajah Seungri yang tadinya berseri langsung manyun setelah mendengar perkataan ku

“heh, kau sudah bayar uang kost?”

Seungri menatap ku sambil menganga. Aku tertawa kecil

“nan aro..” kataku dan memberinya 50 ribu won

“hyung..” katanya dengan wajah memelas

“aah, jadi ingin mentraktir Taeyang nih..” goda ku kepada Seungri

“ah hyung!!”

Baca lebih lanjut

-FF- Our Love – Part 1

 

“maaf, bolehkah aku duduk di sebelah mu?” tanya yeoja berambut panjang terurai kepada namja di depannya

Namja itu menoleh dan menatapi wajah yeoja tersebut “ah? ne..” jawab namja itu dan disambut dengan senyuman yeoja di depannya

“kamsahamnida..”

 

***

Our Love

  • Main cast: Lee Hyun Woo (Actor), Min Hyo Sun (Ulzzang yeoja)
  • Other cast: Yang Yo Seob (Beast), Han Min Young (OC), Jeon Ji Yoon (4Minute), Jason Jang Han Byul (LED Apple) dll. You can find it yourself^^
  • Genre: Romance, Humor(?)
  • Author: Lee Hana a.k.a dk1317 (of course that’s me)

P.S : Di ff ini mungkin kalian akan menemukan ‘umur’ yang tidak sesuai dengan umur Hyunwoo sekarang, but no problem right? It’s just ff, hanya umur dan sekolahnya yang ku ubah dari dia, toh ff kan hanya ff.. ^^

 

Happy Reading~

***

Hyunwoo POV

‘wuuuush’ angin kencang menerpa wajahku, musim dingin yang sangat tidak cocok untukku. Kebanyakan orang menyukai musim ini, tapi aku tidak.. aku sangat membencinya..

Ku langkahkan kaki ku keluar rumah menuju motor ku, aku mendapati motor ku yang penuh dengan salju di luar sana dan sukses membuat ku berdecak kesal.. aku sangat menyesal telah membiarkan motorku diluar selama 15 menit..

Aku menuju motorku yang sangat malang itu..

“aaah, jinjja..” kesalku

Aku menengok ke kiri ke kanan mencari sesuatu yang dapat ku gunakan untuk membuang tumpukan salju ini dari motor ku.. ku dapati sekop dan ember di pintu garasi rumahku..

‘srak’ ‘srak’ ‘srak’ bunyi yang dihasilkan oleh ku ketika mengambil tumpukan salju itu dengan sekop, terkadang aku berfikir betapa bodohnya diriku karena meninggalkan motor di luar dan bukan di dalam garasi..

“huft..”

Aku menghela nafas sejenak dan melihat motorku yang sudah bersih dari tumpukan salju. Aku menaiki motor kesayangan ku tersebut dan mulai berangkat ke kampus dan berharap tidak telat..

Baca lebih lanjut