-FF- Chocolate – Part 2

 

Annyeong all~ Saya kembali bawa ff chocolate saya, nah di part sebelumnya saya udah bilang kalo ff ini pernah di publish di B1A4FANFICTIONS ..

Nah, selamat menikmati *loh?*

Author: dk1317 a.k.a Lee Hana

Judul: Chocolate part 2

Katagori: Romance, Friendship

Rating: PG

Cast: Jung Jinyoung, Song Haeri

Other Cast: B1A4

 

Happy reading~

…………………….

*Haeri POV*

Kenapa jinyoung itu tidak bisa mengerti hati ku!! Aaaargh! Aku benci kau jung jinyoung!!

Babo! Babo! Babo namja!!

 

Aku terbang sedangkan yang lain mengejarku.. aku ingin pulang,,

Aku terbang dengan arah menuju rumah ku..

Sepintas aku melihat wajah yang tak asing.. “sandeul!!” teriak ku

 

Looh..?? dia bersama yeoja, apakah itu pacarnya..?? jinjja..??

Aku turun tak sesuai rencana, mengejar bayangan sandeul yang masuk ke mobil dengan seorang yeoja..

Benar itu pacarnya..

 

“haeri!!”

Aku menoleh.. “hiks..”

“wae??” tanya dongwoo

“sandeul, sandeul sudah punya pacar.. aku terlambat.. hiks..” isak ku

“gwaenchana..” kata dongwoo dan memeluk ku

Kini, aku menangis dipelukan orang yang sama sekali tidak ku kenal.. seharusnya aku malu.. tapi.. aku benar-benar membutuhkan seseorang sekarang..

 

…………………….

Setelah 1 jam lelah menangis, aku pun berterima kasih kepada mereka..

“gumawo..” kataku

“ne.. kau tidak apa-apa kan??” tanya baro

Aku mengangguk dan melihat disekitar.. “mana jinyoung?” tanyaku

Mereka terdiam..

“dia kabur..” jawab chanshik

 

Ooh.. setelah membuat ku kesal, kau kabur jung jinyoung.. dasar..

Tapi, aku harus minta maaf dengannya, dan juga berterima kasih.. kalau aku tidak marah dengannya, aku tidak mungkin tahu bahwa sandeul sudah punya pacar..

“ayo cari dia..” ajak ku

“kau serius?? Bukannya kau marah dengannya??” tanya baro

Aku menggeleng, “sekarang sudah tidak lagi..”

Mereka mengangguk dan kami mencari nya..

 

…………………….

Belum lama mencari, kami telah menemukan jinyoung diatas gedung sedang duduk termenung..

“jinyoung!!” panggil ku

Dia menoleh, dan aku melambai kearahnya

“wae? Kau kan marah dengan ku..” katanya

“aniyo..” kataku “yaah, walau sedikit..” sambungku

Dia tersenyum mendengar kata-kataku.. hm.. kenapa dia tampan.. eh!! Aniyo!! Dia musuhku!! Musuhku!!

 

“jadi, sekarang kita tidak punya kerjaan lagi kan..” kata dongwoo

“um.. ah!! Gimana kalau kita cari tubuh ku!!” usulku

“hah?? Ngapain kita capek-capek hanya untuk cari tubuhmu??” kata jinyoung

Aku melihat jinyoung tajam..

“yak jung jinyoung.. tanpa ada dirimu pun mungkin aku bisa menemukan tubuhku, kalau kau tidak mau ya sudah..” kesalku

“hah,, siapa juga yang mau..”

“aaah!! Jung jinyoung, kau memang mengesalkan!!”

 

…………………….

-1 minggu kemudian-

“hei,, sudah satu minggu tau..” kesal jinyoung

“pokoknya harus ketemu.. aku enggak mau mati..” kataku

“huh..”

“kau jangan mengajak ku berkelahi lagi ya..” kesalku

Dia menoleh.. “kalau aku mau kenapa??”

 

Ugh!! Kenapa sih, selalu jinyoung yang membuat ku kesal!!

“hyung, haeri!!” teriak chanshik

Aku dan jinyoung menoleh..

“tubuh kalian..” panic chanshik

“eh??”

Kami melihat tubuh satu sama lain..

Kenapa tiba-tiba menghilang..

 

“haeri!!” teriak jinyoung saat tubuh ku mulai hilang

 

…………………….

Aku membuka mataku

“di mana ini??” bingungku

“haeri, kau tidak apa-apa..?”

“oo?? Jinyoung, kau.. kenapa??” heranku

“entahlah.. saat tubuhmu menghilang, tubuhku ikut menghilang..” katanya

“ini di mana??” bingung ku

 

Aku melihat-lihat disekeliling.. looh?? Itu..

“jinyoung!!” panggilku

“wae?”

“itu.. itu kamu kan??” tanyaku sambil menunjuk pasien yang sedang kritis

“eh??” bingungnya dan menoleh kearah yang kutunjuk “tidak mungkin..” katanya

“itu kamu!! Jinyoung!! Itu kamu!!” teriak ku

“tidak, jelas itu bukan aku..”

“jinyoung!!”

 

Karena paksaan ku, jinyoung menghampiri jendela kamar itu..

“pergilah ketubuhmu..” kataku dikejauhan

“tapi..”

“tenang saja.. aku pasti bisa menemukan tubuh ku dengan bantuan teman-teman..” kataku menahan tangis

 

Dia mengangguk pasrah.. “kita akan bertemu lagi..?” tanyanya

Aku mengangguk.. “aku janji..” jawabku

Jinyoung menghilang seperti ditarik tubuhnya..

 

…………………….

-5 hari kemudian-

Akhirnya, aku menemukan tubuhku.. syukurlah.. aku menemukan tubuhku 2 hari yang lalu..

Dan kini, kesehatan ku kembali normal..

Tapi, bagaimana dengan teman-teman.. sudah masuk nirwana kah?? Atau?? Masih gentayangan seperti dulu..?? ahaha.. rindu mereka

Jinyoung juga.. apa kabarmu? Aku rindu..

Hah.. semoga aku cepat sembuh dan bertemu dengannya..

 

…………………….

-1 minggu kemudian-

“haeri!! Senangnya kau sudah sembuh!!” teriak temanku

“nee.. aku juga berterima kasih atas doa kalian..” kataku

“ehehe,, ngomong-ngomong, sandeul sudah punya pacar looh, selama kau sakit mereka udah pacaran..”

“aku tahu..”

“he?? Kau tidak cemburu??” tanya temanku

Aku menggeleng, “tidak.. aku punya yang lain..”

 

Aku tersenyum dan meninggalkan temanku.. aku berjalan di trotoar yang kurindukan..

Aku menemukan sosok yang tak asing bagi ku..

“jinyoung!!” panggil ku

Sosok itu menoleh kearah diriku, aku berlari mendekatinya..

“haeri..”

“hei,, aku rindu..” kataku

Dia tersenyum sambil menggaruk kepalanya..

“oh iya, ini untukmu..” kataku sambil menyerah kan sekotak kecil cokelat

“hm,, tidak ada racunnya kan??”

“tidak!! Jangan makan sekarang, nanti dirumah, dan aku tunggu jawabanmu besok di taman..”

 

Aku tersenyum dan meninggalkannya yang kebingungan..

 

*Jinyoung POV*

Setelah sampai dirumah, aku memakan cokelat pemberian yeoja yang kurindukan..

“ah.. ada surat..” kataku kecil

For: Jinyoungie ><

Yak! Hehehe, jika kau membaca ini,, aku ingin kau tahu..

Aku sangat menyukaimu.. ooops! ><

Heheh,, kutunggu jawabanmu besok!! Awas kalau kau tidak datang..

 

p.s: habiskan cokelatnya!! Kalau tidak enak jangan protes!!

 

From: HAERI SONG~

 

Aku tersenyum melihat surat itu.. dan kumakan salah satu dari cokelat itu..

“hum.. manis..”

 

*Haeri POV*

Hari ini, hari yang kutunggu, kira-kira jinyoung akan menjawab apa ya..

Huuft..

Sebenarnya sudah berapa menit aku menunggu disini..??

 

“haeri!!”

Aku menoleh.. “ah! Jinyoung!!”

“sudah lama??” tanyanya

Aku menggeleng.. “cokelatnya enak looh..” katanya

Aku tersenyum mendengar itu..

“oh iya..”

‘cup’ dia mengecup pipi ku..

“nado saranghae..” katanya

Aku tersenyum.. “na aro..” kataku

“ha?? Kalau begitu percuma aku mengatakannya padamu..” kesalnya

“tidak juga..” kataku

“hahahaha…”

 

Walau pertemuan kami tidak bisa dibilang kebetulan,, tapi.. cinta ini manis bagaikan cokelat..

 

>tamat<

Heh? Udah tamat? Apa ini! Tenang, nanti akan ada specialnya kok, judulnya, err.. We Meet Again kalau tidak salah, hehe.. :p

Oh iya, nantikan juga ff yang baru aku bikin, tapi rahasia.. Hahaha!! Gumawo~

Kritik, Comment, & Saran.. *deep bow*

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s