I’ll Say I LOVE YOU – 1

I'll Say I LOVE YOU

 

Hello. Holla. Hai. Aloha. Annyeong~
Sebelum saya menjadi anak asrama yang bakal ga bisa internetan, sms-telpon-an selama 3 bulan. Saya datang membawa pesanan teman saya yang itu tu yang sering saya ceritain. Dia kepengen dibuatin ff dia sama Yugyeom lagi -w-. Aduh ni anak. Terus dia mau yang banyak konfliknya. Subhanallah. Huft~

Pas lagi asyik chatting di LINE tiba-tiba kepikir ide~ Tiiing~~ Aha~ Terus saya bilang kayak gini:

Saya: Eh, Gue punya ide cerita gila buat lo sama Yugyeom
Temen: Apaan? Ada konfliknya kaga?
Saya: Cinta segitiga.
Temen: Asyik. Yang penting ada konflik
Saya: Elah lu ngebet banget pengen ada konflik. Dasar korban drama
Temen: Biarin
Saya: Lu kaga penasaran sama cast satu lagi?
Temen: Siapa?
Saya: Jeon Jungkook~! Hahahahahaha! Hahahahaha! Hahahaha

Kurang lebih ya begitu isi chatting-an kita. Kenapa saya memasukkan Jungkook ke dalam cerita segitiga dia bersama Yugyeom? Karena temen saya ini anti-Jungkook. Bukan anti juga sih, lebih tepatnya saya nge-paksain dia buat suka BTS terutama Jungkook~ Soalnya dia pernah bilang gini: “Lu ngeracunin gue sama BTS..” dan satunya “kok gue jadi suka Jungkook ya?”

Hahahahahaha! Nah, dari pada denger curcol saya. Check it~ Saya juga muncul loh~ Ahak~

 

I’ll Say I LOVE YOU!

  • Main Cast : Kim Yugyeom (GOT7), Lee Haerin (OC), Jeon Jungkook (BTS)
  • Support Cast : Lee Hana (OC), etc. Find it Yourself, OK?
  • Genre : AU, School-Life, Romance
  • Author : dk1317 a.k.a GDhia/GDhia1

P.S : This is just FF and my other imagine, don’t be plagiat and other that god and I don’t like! Please don’t be silent readers! So, leave some comment~ Typos every where~ EYD kemana-mana..

 

Happy Reading~

***

‘S’ Senior High School

Pagi ini, ramai sekali siswa berkumpul pada satu tempat. Pusat keramaian tersebut berada di depan sebuah papan yang menunjukkan nama dan kelas satu per satu siswa. Seorang siswa laki-laki tampak tersenyum senang setelah melihat namanya terpampang di kelas yang ia inginkin. Siswa laki-laki tersebut langsung keluar dari kerumunan dan mencari dua siswa perempuan. Dia ingin sekali mengatakan kelas apa yang ia masuki.

“di mana mereka?” tanya siswa laki-laki itu sambil terus mencari sekeliling. Ditemukannya dua siswa perempuan yang ia cari. Dua perempuan tersebut terlihat sangat senang.

“Lee Haerin! Lee Hana!” panggil siswa laki-laki tersebut. Kedua perempuan itu menoleh, “oh! Jungkook-ah!” sapa mereka. Jungkook tersenyum lalu jalan mendekati Haerin dan Hana.

“aku mencari kalian..” ungkap Jungkook, “oh ya? Ada apa?” tanya Haerin

Jungkook kembali menyunggingkan senyumnya dan melingkarkan kedua tangannya di depan dada, “tebak aku masuk kelas apa?” tanya Jungkook

Haerin dan Hana menatap Jungkook datar, “sekelas dengan kami..” jawab Haerin dan Hana serempak. Jungkook sedikit terkejut lalu menoleh, “kenapa kalian bisa tahu?” tanya Jungkook kikuk

“bukan hanya kau yang melihat Jeon Jungkook..” jawab Haerin jengkel dengan tingkah Jungkook tersebut. Jungkook menggaruk kepalanya yang tidak gatal, “benar juga. Oh iya! Selamat kau bisa masuk ke sini dengan otak pas-pas-an mu itu, Hana-ya..” ujar Jungkook sambil mengusak rambut Hana jahil

“kau ini mau memberi selamat atau mengejek..” kesal Hana sambil melepaskan tangan Jungkook dari kepalanya, “hahaha, kau tidak boleh seperti itu, Jungkook-ah. Hana sudah berusaha sangat keras untuk bisa masuk ke sekolah ini..” ujar Haerin membela Hana, “ternyata memang lebih baik sepupu dari pada teman..” ujar Hana sambil menjulurkan lidahnya mengejek Jungkook

“memangnya dengan alasan apa kau sampai bersikeras ingin masuk ke sekolah ini?” tanya Jungkook tak memperdulikan ejekan Hana. Hana terdiam kemudian tersenyum, “selain karena ingin satu sekolah dengan Haerin, aku juga mau satu sekolah dengan Junhong Oppa..” jawab Hana agak tersipu

Jungkook menatap Hana tak percaya, “kau suka Zelo Hyung?” tanya Jungkook, “memangnya kenapa!?” Hana tanya balik

“pfft! Hahahahaha! Kau yang pendek kerdil ini suka dengan Zelo Hyung yang tinggi menjulang bagaikan tiang itu? Kau?” tanya Jungkook, “pffft! Ahhahaha! Aku setuju denganmu Jungkook-ah!” ujar Haerin sambil berhigh-five ria dengan Jungkook

“mwo! Ya! Kalian jahat! Kau juga Haerin kenapa kau ikut-ikutan!” kesal Hana, “ahahahahah! Ahahahahahah! Hahahaahaha!”

Dari kejauhan, nampak seorang siswa laki-laki memperhatikan mereka sedari tadi. Dengan percaya diri, siswa laki-laki tersebut mendekati Haerin dkk.

“Haerin? Hana?” panggil siswa tersebut. Haerin dan Hana menoleh dan langsung terkejut begitu melihat siapa yang memanggil nama mereka.

“KIM YUGYEOM!!??” teriak Haerin dan Hana serempak

Siswa laki-laki yang dipanggil Yugyeom itu tersenyum lega setelah orang yang diyakininya ternyata benar. “ternyata benar kalian..” ujar Yugyeom

“sudah lama sekali! Aku rindu padamu Yugyeom-ah!!” teriak Haerin lalu memeluk Yugyeom, “aku juga Yugyeom-ah!” Hana ikut teriak dan memeluk Yugyeom

“hahahahaha. Tak ku sangka kita akan satu sekolah lagi..” ujar Yugyeom lalu membalas pelukan Haerin dan Hana

“kenapa kau tak memberi kabar?” tanya Haerin. Yugyeom tersenyum, “karena kau ingin memberi kejutan! Surprise~!” ujar Yugyeom senang.

“eeeei..” ujar Haerin dan Hana serempak. “tapi aku tak menyangka kita akan satu sekolah lagi. Awalnya aku ingin mengunjungi rumahmu malam ini, Haerin-ah..” ujar Yugyeom. “hm.. Kalau Haerin aku bakal menyangka, sih. Tapi kalau Hana aku benar-benar tidak menyangka..” sambung Yugyeom sambil tersenyum jahil ke arah Hana

“ya! Kau ini sama saja dengan Jungkook!” kesal Hana

“Jungkook?” tanya Yugyeom

Baca lebih lanjut

Iklan

(Sequel Of Rival!): We Are Not a Rival Too! Right?

We Are Not a Rival Too Right (Sequel of Rival!)

 

Hello~ I’m back membawa sequel~!
Ini adalah sequel pertama saya. Awalnya enggak ada niat tuh bikin sequel, but… Temen saya, itu biasa, si itu, itu.. Bilang kalo dia pengen sequel, tapi sequelnya khusus! Dia bilang kayak gitu, khusus anak siapa aja yang ada di Rival!
Nah, saya pikir wuah bagus juga nis ide, dan akhirnya saya buat deh~ Jadi singkatnya sequel ini pesenan mbak Haerin.

Nah! Di cast, saya menambahkan OC sebagai anaknya Chunji dan Ken. Terus, ni sequel 97liner. Mm.. Sebenernya, temen saya pengen jadi salah satu OC, jadi yaah yang namanya Lee Haerin, anaknya Chunji itu dia. Sedangkan Lee Hana anaknya Ken itu saya. Hahaha.. Saya mau juga dong masuk cast >w<

Terus visual Haerin saya pake Ulzzang Min Hyosun dan visual Hana saya pake Hong Younggi.

 

We Are Not a Rival Too! Right? (Sequel of Rival!)

  • Main Cast            : Kim Yugyeom (GOT7), Lee Haerin (OC)
  • Support Cast      : Kim Mingyu (SEVENTEEN), Lee Hana (OC), Lee Jihoon (SEVENTEEN) as Haerin’s Brother, etc.
  • Genre                   : AU, Crack/Humor gagal, Friendship
  • Author                  : dk1317 a.k.a GDhia/GDhia1

P.S : This is just FF and my other imagine, don’t be plagiat and other that god and I don’t like! Please don’t be silent readers! So, leave some comment~ Typos every where~ EYD kemana-mana..

 

Happy Reading~

***

Mari kita perkenalan terlebih dahulu.

Kim Yugyeom adalah anak Ravi, Lee Haerin adalah anak Chunji, Kim Mingyu adalah anak Jin, dan Lee Hana adalah anak Ken.

Mereka adalah rival…?
Bukan! Mereka bukan rival. Mereka hanyalah anak kelas dua SMA biasa.. Tidak ada kata rival diantara mereka berempat. Kenapa? Karena begitulah, kalian tahu sendiri jawabannya jika sudah membaca rival..

Yugyeom. Anak Ravi ini.. Hm, Tinggi. Dia termasuk tipe ceria menyebalkan, haha. Dia sering membuat Haerin kesal. Dia hobi sekali makan, dia sering makan ddeokbokki bersama Mingyu, Haerin, Hana setiap pulang sekolah terkadang saat pergi ke sekolah. Dance skill-nya tingkat dewa(?), dia suka dance terutama street dance.

Haerin. Anak Chunji ini.. Bisa dibilang perfecsionist(ini tulisannya bener ga) seperti ayahnya, tapi dia bisa mengontrol emosinya tidak seperti ayahnya yang marah langsung blablasan(?), tapi anehnya dia langsung kesal ketika Yugyeom membuatnya kesal. Dia pintar dan cantik, jago ngedance dan ceria.

Mingyu. Anak Jin ini… Tinggi. Haha, dia paling tinggi di keluarganya Kim, bahkan dia lebih tinggi dari pada sanga ayah. Kasihan Jin. Dia suka makan, hobi sekali makan, dia dan Yugyeom adalah food killer. Jago ngedance dan ngerap. Anaknya ceria sekali. Kalau Yugyeom dan Haerin berkelahi, dia dan Hana akan diam saja melihatnya.

Hana. Anak Ken ini, seperti Ken. Lucu dan ceria, dia juga memiliki suara yang bagus seperti Ken. Dia dan Ken sering bernyanyi bersama. Haerin dan Hana juga sering ngedance atau nyanyi bersama, kadang-kadang juga dia akan duet bersama Mingyu.

Baiklah semuanya, cerita ini dimulai ketika Yugyeom, Mingyu, dan Hana berkunjung ke rumah Haerin. Kebetulan sekali mereka berempat bertetangga.. -_-

Baca lebih lanjut

School Investigate CLUB! (Not a Detective Club): Case 7: Summer Break: 3 Days and 2 Night Vacation! 2

School Investigate CLUB! (Not a Detective Club)

 

Hello. Holla. Hai. Aloha. Annyeong~!

I’m back setelah gila-gilaan karena Last 17TV Season 5 tadi. Masih sedih Doyoon sama Mingming ga masuk jadi anggota T_T *lirik Mingming di cover SIC*

Tapi Minghao.. Aaaah… Oh okay maaf~! Hehe. Saya udpate lagi setelah kurang lebih dua minggu ga update! Kangen ga? Pasti kangen, buktinya ngunjungin terus-_- komen kenapa!?

Okay, saya bawa part 2 dari Summer Break~! Satu chapter lagi tamat^^ Selamat membaca^^ Oh iya, kalau ada pertanyaan silahkan tanya di sini

Chapter ini seperti chapter kemarin, genrenya nambah :3 suka-suka saya dong><

 

School Investigate Club! (Not a Detective Club): CASE 7: Summer Break: 3 Days and 2 Night Vacation! 2

  • Genre                   : School-life, Friendship, Romance
  • Author                  : dk1317 a.k.a GDhia a.k.a GDhia1

P.S : This is just FF and my other imagine, don’t be plagiat and other that god and I don’t like, and please don’t be silent readers, please leave some comment~

 

Happy Reading~

***

Warning: alurnya cepet banget.. Hee.. ^^V

Yerin, Jimin, dan Tia keluar dari tenda dengan mata Yerin yang sembab menyebabkan banyak pertanyaan.

“ada apa?” khawatir Yujeong. “eonni, kau menangis?” khawatir Jihee

“gwaenchana..” ujar Yerin. “ada apa nuna?” tanya Hansol, “girl’s problem..” bukan Yerin yang menjawab tapi Tia yang menjawab. Hansol mengangguk-angguk.

“eo? Ada apa Yerin-ah?” tanya Boa khawatir. Yerin hanya terkekeh, “gwaenchanayo, ssaem.. Hanya sedikit curhatan..” ujar Yerin kemudian

Sebuah langkah memalingkan perhatian mereka, Seokmin yang sedang berjalan tertunduk mendekati mereka. Saat menyadari suasananya aneh, Seokmin mengangkat kepalanya dan melihat sekeliling, dan.. Pandangannya bertemu dengan Yerin yang habis menangis. Tiba-tiba dada Seokmin terasa sesak mengingat Yerin seperti itu karenanya. Ketika dia hendak memanggil Yerin, Yerin mengalihkan pandangan dan berjalan mendekati Youngyoo dan Shinae.

“eonni, gwaenchana?” tanya Youngyoo, Yerin hanya terkekeh pelan lalu mengangguk. “kenapa kalian semua jadi mengkhawatirkanku?”

“tentu saja khawatir, nuna tiba-tiba saja keluar dengan mata sembab seperti itu..” ujar Ji Oh

“sudah ku bilang tidak apa-apa..” ujar Yerin sekali lagi. “masalah cowok?” selidik Seungmi. Yerin terdiam lalu mengangguk, “bukankah biasa cewek menangis karena cowok..” ujar Yerin kemudian

“ei, eonni! Kau jangan menjatuhkan harga diri kita dong!” ujar Seungmi tak terima dan hanya direspon tertawa oleh Yerin. Walaupun begitu, Seokmin yang mendengar hal itu merasa sangat sesak dan kemudian berjalan menuju tenda laki-laki.

Yerin menyadari kepergian Seokmin hanya dapat memandang punggung laki-laki itu menjauh dan masuk ke dalam tenda.

 

***

“haaaah..” Mingyu menghela nafas sambil menantap bintang musim panas. Mingming yang menyadari hal itu menyenggolnya pelan. “kenapa?” tanya Mingming

Mingyu menatap Mingming lalu kembali menatap ke langit.

“Yugyeom dan Seokmin berkelahi..” jawab Mingyu, “he? Kenapa bisa?” tanya Jingoo

Mingyu menatap Jingoo dan kembali menghela nafas, “ceritanya panjang dan ribet. Pokoknya masalah nembak-menembak..”

Sementara itu yang mendengarkan-Jungkook, Jingoo, Mingming, dan Bambam-hanya dapat ber-oh ria..

Mingyu menatap Jungkook, “kalau kau ada di tempat kejadian saat itu, ku rasa kau akan kena sialnya juga..” ujar Mingyu, “aku senang aku tidak terlibat..” ujar Jungkook

“kalau begitu, kapan kau akan menembak si ‘manis’-mu itu? Aku sudah bosan melihat kalian beradu mulut terus..” ujar Jingoo, “ya! Kau mendukungku atau tidak?” kesal Jungkook

“oh tidak, jangan kalian juga..” ujar Mingyu dibalas tatapan Jingoo dan Jungkook.

Jungkook menghela nafas, “aku hanya menunggu hingga dia sadar kalau aku menyukainya..” ujarnya kemudian, “sepertinya akan memakan waktu lama, Jeon Jungkook. Si ‘manis’-mu itu sedikit lola..” ujar Bambam kemudian

Jungkook menatap Bambam kesal lalu menyumpal mulut Bambam dengan chocopie dan pergi meninggalkan yang lain untuk masuk ke dalam tenda.

“begitulah hidup..” ujar Mingyu dan pergi menyusul Jungkook masuk ke dalam tenda. Mingming, Bambam, dan Jingoo saling menatap dan menghela nafas lalu mereka kembali melihat bintang.

“AKH!” pekik Jingoo dan langsung ditatap Mingming dan Bambam. Jingoo memandangi Bambam dan Mingming dengan tatapan ‘seperti mau mati’.

“gawat! Besok pagi aku tugas masak bersama Yerin dan Seokmin. Pasti akan jadi sangat ‘awkward’, ugh..” Jingoo mengacak rambutnya pasrah sementara Bambam dan Mingming hanya menertawakan nasib Jingoo

Baca lebih lanjut