I Found You.. My First Love – 1

I Found You.. My First Love 1

 

This Fanfiction was originally posted on Seventeen Fanfiction Indonesia

I Found You.. My First Love

  • Main Cast : Lee Hana (OC), Kim Mingyu (SEVENTEEN)
  • Support Cast : All SEVENTEEN members, Lee Haerin as Hana’s cousin (OC) and find it Yourself, OK?
  • Genre : AU, OOC, School-Life, Romance
  • Author : dk1317 a.k.a GDhia/GDhia1

P.S : This is just FF and my other imagine, don’t be plagiat and other that god and I don’t like! Please don’t be silent readers! So, leave some comment~ Typos every where~ EYD kemana-mana..

 

Happy Reading~

***

 

Namaku Lee Hana. Sekarang aku duduk di bangku kelas dua SMA. Sampai sekarang aku sama sekali belum merasakan yang namanya cinta. Ya. Cinta. Apa itu cinta? Belum merasakan cinta berarti aku belum mempunyai cinta pertama? Ya benar.

Cinta ya? Menurut beberapa manhwa dan majalah yang pernah ku baca, jatuh cinta itu ketika kau merasakan debaran luar biasa kepada lawan jenismu, tentunya. Rasa penasaran yang terus menghantuimu, rasa penasaran akan dirinya. Kau akan selalu memikirkannya. Selalu khwatir akan keadaannya. Bertanya-tanya tentang apa yang dia lakukan. Matamu bahkan tidak bisa lepas darinya. Bertatapan saja sudah membuatmu lemas.

Dari semua itu, hm.. Aku pernah merasakan dua. Debaran dan penasaran. Berdebar ketika ketahuan eomma aku mendapat nilai kecil dan penasaran dengan lauk apa saja yang akan ku makan hari ini. Haha. Yah tetap saja intinya aku tidak pernah merasakan satu pun dari semua hal itu.

Teman-teman ku sering sekali curhat mengenai pacar mereka, tapi karena aku tidak tahu dan tidak mengerti mereka kadang mengasihaniku dan tak jarang juga mengejekku. Menjengkelkan. Terkadang aku iri, sepertinya menyukai seseorang itu menyenangkan.

Teman-teman ku juga sudah merasakan beberapa kategori cinta. Cinta pertama? Tentu sudah. Cinta pada pandangan pertama? Hm, ada yang beberapa. Cinta jarak jauh? Haha, katanya sih menyakitkan. Cinta beda sekolah? Satu Sekolah? Beda kelas? Satu kelas? Oh, banyak.

Tapi tetap saja itu percuma. Karena yaah.. Aku tidak mengerti semua itu. Apa lagi kan?

Oh iya, banyak teman ku yang bilang kalau aku ini cukup populer. Yah ku akui aku pernah ditembak langsung sebanyak.. Hm.. Berapa ya? Entahlah, mulai dari kelas satu SMP hingga sekarang ini. Haha. Dan yah, semua jawaban yang mereka terima adalah, “maaf, aku tidak mengerti apa itu cinta.” Hei, aku bukan sombong tapi ini kenyataan.

Herannya sih, mereka yang menembak ku tidak pernah dendam kepadaku. Mereka tetap berteman denganku, bahkan tak berapa lama mereka sudah punya pacar. Katanya sih sakit sendiri jika menunggu ku yang tidak mengerti cinta.

Dan hari ini seperti biasa, sekolah.

 

***

Author POV

‘HS’ High School

 

Hana menghela nafas. Tanpa ia sadari kakinya sudah berjalan dan berdiri di depan gerbang sekolahnya. Musim baru telah tiba. Itu yang ada di pikirannya. Sekolah lama, guru yang lama, teman sekelas yang sama, namun dengan adik kelas dan wali kelas yang baru.

“Semoga aku tidak menjadi ketua kelas lagi,” Ujar Hana pelan dan memasuki sekolahnya.

 

***

“Yo, Han!” Sapa Yerin saat mendapati Hana memasuki ruang kelas. ‘Tuk’ Hana mendorong jari telunjuknya pelan ke dahi Yerin, “Mau apa?” Tanya Hana. “Ya! Kau tidak merindukan sahabatmu ini, huh?” Celutuk Yerin. “Oleh-olehnya mana?” Tanya Hana lagi. “Haish, anak ini.” Kesal Yerin sambil mengambil sesuatu dari dalam tasnya. “Ini..” “Assa! Eo Yerin-ah, aku merindukanmu,” Ucap Hana agak sok imut dan memasukkan barang pemberian Yerin ke dalam tasnya. Oleh-oleh dari Yerin.

Yerin memandang Hana jengkel. Hana hanya tertawa. “Mian. Ya! Aku benar-benar merindukanmu kau tahu!? Liburan ku terasa hampa jika tidak menghabiskannya bersamamu juga. Tapi kau, lebih memilih kekasihmu itu dari pada sahabatmu ini, eo?” Kesal Hana. Yerin menyeringai. “Mian..” Ucapnya

“Eo?! BAEK YERIN!!” Teriakan menjelma ruangan kelas. Yerin terkejut sedangkan Hana terkekeh. Haerin yang merupakan sepupu Hana dan juga sahabat Yerin langsung berjalan cepat menuju sang sahabat.

“Ya, dasar gadis nakal!” kesal Haerin dan memukul lengan Yerin. “Ya, ini sakit kau tahu!” rintih Yerin. “Ini tidak lebih sakit dari pada kami yang ditinggal oleh mu kau tahu!” Haerin kembali memukul Yerin sementara Hana hanya tertawa. “Rasakan..” ejek Hana.

‘Ting tong teng’ Bel masuk telah dibunyikan. Helaan nafas malas terdengar.

‘Drap drap drap drap’ Seorang Lee Seokmin memasuki  kelas dengan nafas tersengal-sengal. Sepertinya ada yang ingin dia katakan karena sedari tadi dia mencoba mengatur nafasnya.

“Ya, Ya! Dengarkan aku..” Ujar Seokmin meminta perhatian seluruh anggota kelas.

“Wae?” Tanya Jimin. Seokmin menatap seluruh anggota kelas dan menelan ludah dengan kasar.

“Cho Kyuhyun seonsaeng kembali menjadi wali kelas kita..”

“Aah wae…” Seluruh kelas menjadi gaduh. Hana langsung menghela nafas panjang dan memijat keningnya. “Sepertinya aku akan kembali menjadi ketua kelas.” Gumamnya dan menenggelamkan wajahnya ke jemarinya.

“Ssaem datang!” Dalam sekejab, seluruh anggota kelas telah berada di bangku mereka masing-masing.

Kyuhyun memasuki ruangan kelas sambil tersenyum, dipandinginya anggota kelas 2-2. “Annyeong semuanya. Tak ku sangka aku kembali menjadi wali kelas kalian. Apa jadinya kalau aku menjadi wali kelas kalian selama tiga tahun?”

“Eii, mimpi buruk ssaem.” Celutuk Jungkook. “Seperti yang ku duga. Hahahahahahahahahaha..” Kyuhyun tertawa dengan tawa khasnya.

Semua anggota kelas hanya menghela nafas. Satu tahun mereka bersama dengan Kyuhyun dan satu tahun pula mereka merasa tersiksa. Oh tidak tidak, hanya Kyuhyun saja yang salah memberi perhatian. Haha.

“Aku tidak mau repot untuk memilih perangkat kelas kita, jadi bagaimana kalau kita menggunakan sistem seperti tahun kemarin?” Tanya Kyuhyun dan melirik Hana yang melotot kearahnya. “Setuju ssaem!” Sorak semuanya.

“Jadi, ketua kelas kita adalah Lee Hana, wakilnya adalah Kim Yugyeom, sekretarisnya Lee Haerin, dan bendaharanya Park Jimin, oke?” (Park Jimin di sini adalah Park Jimin 15&)

“Oke!”

“Oh iya. Kalian tahu kenapa ada bangku kosong di sana?” Tanya Kyuhyun sambil menunjuk bangku kosong di samping Hana. Yang lainnya menggeleng. “Ah, bahkan aku baru sadar kalau ada bangku kosong di sini.” Ujar Hana agak kaget dan membuat yang lainnya menatap Hana tidak percaya.

“Padahal anggota kelas lengkap kok, ssaem..” Ujar Tia

Kyuhyun tersenyum, “Masuklah..” Panggil Kyuhyun kepada seseorang yang berada di luar kelas. Semua mata tertuju kearah pintu. Seorang laki-laki berparas tinggi memasuki ruang kelas, dan berdiri manis di samping Kyuhyun. Kemudian laki-laki itu sedikit menunduk memberi salam. “Baiklah, perkenalkan dirimu..”

“Perkenalkan, namaku Kim Mingyu. Mohon kerja samanya..”

Tepuk tangan dan senyuman selamat datang diberikan untuk Mingyu. Mingyu tersenyum senang.

“Baiklah Mingyu, kau duduk di bangku kosong di samping ketua kelas,” Ujar Kyuhyun. “Ah ne.” Mingyu menatap Hana yang memandanginya sedari tadi. Seakan sadar kalau Mingyu menatapnya, Hana hanya mengangguk sedikit sambil tersenyum, memberi salam. Mingyu yang kebingungan hanya berjalan menuju bangkunya dan duduk di sana.

“Baiklah. Perangkat kelas, istirahat nanti ajak Mingyu berkeliling sekolah, dan jangan lupa untuk mengambil buku paket. Yang lainnya juga bertemanlah dengan Mingyu dan jangan berikan pertanyaan aneh, terutama kau Park Jimin..” Ujar Kyuhyun. “He? Kenapa aku, ssaem?” Bingung Jimin. Kyuhyun hanya tertawa dan pergi meninggalkan ruang kelas 2-2 tersebut.

Seokmin langsung menoleh kepada Mingyu yang berada di belakangnya. “Aku Lee Seokmin. Salam kenal..” Ujar Seokmin. “Eo? Eo..” Mingyu mengangguk agak kebingungan.

“Jangan pedulikan Seokmin. Namaku Yerin. Ketua kelas kita namanya Hana, dan sekretaris kita namanya Haerin..” Ujar Yerin memberkenalkan dirinya dan kedua sahabatnya kepada Mingyu.

“Aku Kim Yugyeom..” Yugyeom memperkenalkan dirinya pula. “Jeon Jungkook.” Jungkook menyusul begitu pula yang lainnya.

‘Tok tok tok’ Mereka menoleh ke papan tulis. Hana berdiri tegak sambil melipat kedua tangannya di depan dada.

“Sejak kapan dia ada di sana?” Heran Seokmin karena sama sekali tidak melihat pergerakan Hana.

Yugyeom berjalan menuju Hana dan ikut berdiri di depan papan tulis dan melihat anggota kelas yang lain. Sepertinya mereka ingin mengatakan sesuatu.

“Baiklah. Bagaimana liburan kalian?” Tanya Hana. Semua tersenyum. “Menyenangkan sekali ketua kelas!” Ujar Jun(Jun U-KISS ya). “Apa tidak ada oleh-oleh?” Tanya Yugyeom kemudian terkekeh pelan. “Ah, kau benar Yugyeom. Apakah tidak ada yang mau memberikan oleh-oleh?” Tanya Hana juga sambil melirik Yerin. Yerin memandang Hana datar.

‘Grek’ Semua pandangan tertuju kepada Tia yang berdiri sambil memegangi sesuatu. Tia berjalan menuju Hana dan Yugyeom. “Tadinya mau ku bagikan saat istirahat. Karena sudah ditanyakan ini, aku mau membagikan kue khas Jeju.” Ujar Tia dan mulai membagikan satu persatu.

“Gumawo Tia-ya..” Ujar mereka berbarengan. Tia tersenyum dan kembali ke bangkunya.

“Tidak ada yang mau menceritakan liburannya?” Tanya Hana yang masih memakan kue dari Tia.

Jungkook berjalan. “Oho, Jeon Jung. Apa yang akan kau ceritakan kali ini?” Tanya Yerin penasaran. Jungkook menatap seluruh teman sekelasnya dengan serius.

“Ini cerita seram, kawan..” Jungkook membuka ceritanya.

Begitulah, selama satu jam pelajaran kosong karena hari pertama masuk mereka habiskan dengan menceritakan pengalaman liburan mereka. Tidak ada yang lebih menyenangkan dari itu, anggota kelas tidak menyesal telah memilih Hana sebagai ketua kelas, karena Hana selalu membawa suasana kebersamaan di kelas itu.

Selama satu jam itu pula Mingyu memperhatikan Hana yang terlihat sangat menikmati cerita teman-temannya. Aneh, Mingyu merasa sangat senang melihat Hana seperti itu dari pada melihat Hana menatapnya tadi.

 

***

“Kim Mingyu!” Panggil Hana. Mingyu menoleh dan menghentikan langkah kakinya. “Ya?” Tanya Mingyu. “Mau keliling sekolah sekarang?” Tanya Hana. “Boleh..” “Ayo!” Hana menarik tangan Mingyu dan membawanya ke gedung olahraga.

Di gedung olahraga, Yugyeom, Haerin, dan Jimin sudah menunggu. Mereka tersenyum dan langsung mengajak Mingyu berkeliling sekolah.

 

***

Sedari tadi, mata Mingyu tidak bisa lepas dari Hana. Entahlah, dia menjadi sangat penasaran dengan gadis itu.

“Lee Hana!” panggil seseorang. Mereka menoleh. Ternyata yang memanggilnya adalah Kyuhyun.

“Ne ssaem?” Hana berlari mendekati Kyuhyun. Mereka berbicara sebentar kemudian Hana kembali menemui yang lain, “Gyeom-ah, kita diminta untuk mengambil buku paket..” “Oh, oke..”

“Mianhae kalian berdua temani Mingyu ya?” Pinta Hana. “Eo..” Jawab Jimin dan Haerin. Hana dan Yugyeom pun menuju Kyuhyun meninggalkan mereka bertiga.

“Jadi, berikutnya kita kemana?” Tanya Jimin

 

***

“Kau penasaran dengan Hana?” Tanya Haerin kepada Mingyu yang sedari tadi menanyai Hana kepada Jimin dan Haerin. Mingyu hanya mengangguk sambil melahap es krimnya.

Sekarang mereka berada di kantin. Karena keliling sekolah sudah selesai, mereka memutuskan untuk beristirahat saja di kantin.

“Aku tidak terlalu tahu Hana, tapi karena Haerin sepupunya dia pasti lebih tahu..” Ujar Jimin dibalas anggukan Haerin.

“Kalian sepupu?” Tanya Mingyu. “Eo. Jadi, apa lagi yang ingin kau tanyakan tentang Hana?” Tanya Haerin.

Mingyu berpikir dengan sendok es krim yang masih berada di dalam mulutnya. “Tipe ideal?” Tanya Mingyu. “Tidak ada.” “Eh? Orang yang disukai?” “Tidak ada.” “Dikagumi?” “Tidak ada.” “Eh? Kau bercanda?” “Tidak. Dia bahkan belum punya cinta pertama.”

Hening. Mingyu melongo mendengar ucapan Haerin sampai membuat sendok es krim yang berada di mulutnya terjatuh. “Kau serius?” Tanya Mingyu memastikan. “Hei, aku sepupu yang paling dekat dengannya.” Jawab Haerin

Mingyu masih melongo tidak percaya. Haerin hanya tertawa pelan.

“Hana sama sekali belum pernah merasakan cinta. Entahlah aku juga tidak mengerti. Dia tertarik dengan seseorang pun jika sudah tahu namanya, selesai. Aku juga tidak mengerti padahal banyak sekali yang menyukainya tapi dia tidak menyukai satu pun dari mereka. Kau tahu teman laki-laki dikelas? Sebagian besar menyukainya..” Ujar Haerin dibarengi anggukan Jimin.

“Ka-kau serius?” Mingyu masih tidak percaya. “Untuk apa aku bohong, anak pindahan.” Kesal Haerin

Mingyu masih melongo dan memikirkan perkataan Haerin tadi, ‘sebagian besar teman laki-laki di kelas menyukai Hana’ itu yang membuatnya semakin tidak percaya. Memang sih, Hana adalah tipe yang mudah disukai, dia baik kepada siapa saja cantik, imut, lagi pula kebanyakan laki-laki menyukai perempuan berambut pendek, hei dia berambut pendek, selalu tersenyum dan ramah kepada siapa saja, hei siapa yang tidak suka?

Mingyu menghela nafas dan menidurkan kepalanya di meja kantin. Haerin hanya tertawa melihatnya. “Tapi aku berharap besar darimu loh..” Ujar Haerin. Mingyu kembali menegakkan kepalanya dan menatap Haerin. “Entahlah, aku merasa kau cocok dengannya..” Ungkap Haerin.

Mingyu menghela nafas, “Bagaimana bisa, bahkan dia belum pernah merasakan cinta..” Ujar Mingyu dengan nada lemas. “Maka dari itu buat dia merasakan cinta!” Ujar Jimin sambil memukul meja kantin membuat Mingyu dan Haerin terkejut.

“Aku yakin kau bisa!” Dukung Jimin. Mingyu hanya menghela nafas.

“Bisa apa?” Mingyu, Jimin, dan Haerin menoleh. Betapa kagetnya mereka melihat Hana dan Yugyeom berjalan menuju mereka. “Bi-bisa menjalani hari-hari di sekolah baru!” Ujar Jimin gugup.

“Oh, benar itu. Kau pasti bisa.” Ujar Hana sambil menepuk pundak Mingyu. Mingyu melihat Hana yang sekarang duduk di sampingnya. Hana menatap Mingyu dengan bingung.

“Ada apa?” Tanya Hana. Mingyu tidak menjawab dan hanya tersenyum lalu mengacak rambut Hana gemas. “Kau memang ketua kelas yang hebat..” Puji Mingyu.

‘Deg’ Hana terdiam. Entah kenapa dia seperti tidak bisa bernafas melihat Mingyu memperlakukan dan bahkan memujinya seperti ini. “Go-gomawo,” Ujar Hana dan memalingkan wajahnya dari Mingyu.

Haerin memperhatikan mereka sedari tadi, senyum berkembang di bibirnya. “Sudah ku duga Mingyu pasti bisa..” Gumam Haerin.

 

***

Hana menatap langit-langit kamarnya kemudian memegangi kepalanya. Entah mengapa dia teringat Mingyu mengacak rambutnya. Tiba-tiba pipinya terasa hangat. Hana menutup wajahnya dengan bantal.

“Ada apa denganku?” Gumamnya. Hana melepas bantal dan menghela nafas panjang, mengambil ponselnya dan menekan nomor Haerin, mengiriminya pesan.

To: Haerini

Sepupu! Kau mau ke rumah ku?

 

Kembali Hana menghela nafas. Tak berapa lama pula bel berbunyi. Hana langsung buru-buru ke bawah dan langsung membuka pintu tanpa melihat di cctvnya.

‘Krek’ “Kau cepat juga Hae-“ Ucapan Hana terputus begitu melihat orang di depannya bukan Haerin melainkan..

“Kim Mingyu?” Bingung Hana

Mingyu tersenyum kaku sambil memegang tengkuknya. “Hai..” Sapanya

 

-TBC

 

Hello. Hola. Hai. Aloha. Annyeong~
Kali ini gue curcol di bawah, kayaknya kalo di atas ga diliat.

Gue balik gue balik gue balik. (Sekarang ngomongnya gue aja ya, lebih enak :3)
Gue balik bawa Mingyu-Hana~ Yeaay. Tepuk tangannya mana? Prok prok.
Ada kah yang menunggu ff saya? (Kaya ada yang baca aja) /nangis di pojokan/

Well, gue agak risih sih sama silent reader. Kalian baca, tinggalin jejaklah, cuma bilang “lanjut” atau “bagus” atau “ah kurang menarik ni, coba tambah ini ini itu itu”, gue seneng kok. Serius.
Ini, baca sih.. Search juga, banyak banget yang nge-search ffnya Mingyu school life, tapi ga pernah ngomen. Hayo ngaku siapa!?

Kadang gue jadi males update ff walau pun gue udah punya banyak ff yang selesai. Ga niat update karena yang baca ga niat komen. sakiit mbaak..

Walaupun gitu. Terima kasih udah baca^^

5 thoughts on “I Found You.. My First Love – 1

  1. Gyeom's berkata:

    yaaakkk!!! TBC!!/???
    heol
    sosoan ga pernah jatuh cinta -.+
    gyeom sama haerin couple yaaa (0.0)
    nyehehehe
    jimin bts? jimin yg mane?

  2. Kyura berkata:

    Weleh masa nggak prnh jatuh cinta lu eon
    Perasaan….pernah deh wkwkwkwkkk
    Eon next partnya mana ?
    Tambahin cast-nya dong misalnya seungkwan or wonwoo
    Ntu jimi yg mana eon ? Saoloh kirain gua bang chim chim -.-
    Komenan gua kepanjangan gak ? Gpp dong eon sekali2 aja pjn cem kereta
    Sekian bacotan dr gua

    • heh lu bocah -_-
      anggep itu bukan gue adek-_- ah lu gimna
      lu siapa minta tambahin cast? :p
      Jimin 15& nak..
      panjang bingit macem kereta-_-

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s