Angel & Devil – 2

Angel&Devil2

 

 

Hello. Holla. Hai. Aloha. Annyeong~

I’m back with Angel & Devil chap.2 !! Ada yang penasaran bagaiman ‘kencan’ Daehyun dan Shinyoung? Come and check it~~

 

Angel & Devil 2

  • Main Cast            : Kim Shinyoung (Ulzzang, model) as OC, Jung Daehyun (BAP)
  • Support Cast      : You can find it yourself, *wink*
  • Genre                   : Alternate Universe, Out Of Character, School-Life
  • Author                  : dk1317 a.k.a  GDhia/GDhia1

P.S : This is just FF and my other imagine, don’t be plagiat and other that god and I don’t like, and please don’t be silent readers, please leave some comment~ And typos every where~

 

Happy Reading~

***

Shinyoung POV

‘piip piip’ ‘piip piip’ ‘piip piip’ ‘trek’

Ku matikan jam wekerku yang berbunyi dengan berisiknya. Kenapa aku memasang weker di hari libur seperti ini?

Ku raba-raba tempat tidurku mencari ponselku. Setelah ku temukan, perlahan ku buka mataku untuk melihat ke layarnya.

Hm, pukul sembilan lewat sepuluh menit. Tumben sekali aku bangun cepat hari ini, biasanya mungkin jam sepuluh atau sebelas.

“hoaam..” ku buka mataku perlahan. Ku lihat bayanganku pada cermin tepat di depanku. Aku terkekeh kecil karena melihat diriku yang sangat berantakan. Ku lirik ke samping, jendela ku belum dIbuka. Apakah Ibu tidak masuk ke kamarku?

Aku berangkat dari tempat tidur dan membuka jendela kamarku. Aku berjalan menuju meja belajar dan mendapati laptopku yang masih terbuka-tapi tidak hidup-.

Hm? Sepertinya aku melupakan sesuatu.

Ku lihat selidiki kamarku hari ini. Sebuah baju tergantung rapi di samping lemari baju. Tasku juga terduduk rapi di atas meja riasku. Ku tatapi laptopku dan beberapa kertas di sampingnya.

Hongdae, cafe ‘M’? Mural, Ihwa-dong? Namsan Tower? Snack-snack di Namsan Tower? Lotte World?

Otakku mencoba merespon ingatan-ingatan semalam. Tiba-tiba aku melirik ponselku yang bergetar. Cepat-cepat ku ambil. Waktu menunjukkan pukul sembilan lewat lima belas menit dan beberapa pesan belum ku baca.

Saat ku buka pesannya, mataku merespon dengan cepat kontak yang mengirimnya. Aku tersenyum kaku dan membaca salah satu pesan tersebut.

 

From: Daehyunie~

Hei, jangan bilang kau masih tidur?

Baca lebih lanjut

Iklan

My Vampire Boy (One Shot)

My Vampire Boy copy

 

Hello. Holla. Hai. Aloha. Annyeonng~

I’m back with Hyunwoo oppa again~ Kali ini bukan sama Hyosun eonni tapi sama Shinyoung eonni~~ Untuk ff Our Love-nya saya pengen nangis, enggak punya ide untuk tu ff.. T^T

Jangan ditanya kemana ff SIC sama Angel&Devil sejujurnya, saya udah selesai dari kemaren-kemaren buat tu dua ff.. Huahahahaha!!! Jadi saya selingi dulu sama ff lain, ff ini baru aja selesai tadi, haha.. Mumpung lancar dan enggak ada kerjaan.. Heuheu.. Untuk SIC besok saya update deh~ Oke, check dulu ff selingan ini. My Vampire Boy~ Tapi enggak ada kesan vampir-vampirnya xD. Ff-nya panjang loh, 5rb lebih wordnya.. Haha..

 

My Vampire Boy

  • Main Cast            : Kim Shin Young (Ulzzang Yeoja), Lee Hyun Woo (Actor)
  • Support Cast      : You can find it yourself, *wink*
  • Genre                   : Romance, AU, OOC
  • Author                  : dk1317 a.k.a  GDhia/GDhia1

P.S : This is just FF and my other imagine, don’t be plagiat and other that god and I don’t like, and please don’t be silent readers, please leave some comment~

 

Happy Reading~

***

Shinyoung POV

“Shinyoung-ah, mau menjadi pacarku? Ku pikir kita ini jodoh..” ucap seorang namja sambil memakan es krimnya

“tidak terima kasih!” tolak ku dengan kasar

“hei, kasar sekali ucapanmu..”

“aku tidak sudi dengan penghisap darah spertimu..”

Penghisap darah? Ya benar, vampire. Apakah kau percaya dengan vampire? Aku? Tentu tidak.

Setidaknya itu yang ku pikirkan sebelum aku bertemu dengannya..

 

>>flashback

Dimalam musim dingin. Salju perlahan menghujani kota Seoul. Baru saja ku langkahkan kakiku ini dari tempat kerja sambilanku hingga akhirnya suara teriakan perempuan mengagetkanku.

“kyaaaaa!!”

Ku toleh ke arah suara. “suara siapa itu?” tanyaku entah dengan siapa

“mau mencari tahu?”

Ku toleh kepada seseorang yang menanyaiku. Seorang laki-laki berparas cukup tinggi dan imut. Tidak terlalu memakai pakaian tebal yang menurutku sangat tidak cocok untuk malam ini. Wajahnya agak pucat dan matanya berwarna cokelat muda. Sedikit merasa heran, namun ku yakini mungkin karena mataku yang sudah ngantuk saat ini.

Dia menatapku, menunggu jawabanku. Lalu dia tertawa kecil dan menunduk sebentar lalu kembali melihatku.

“kalau tidak biar aku saja. Apakah kau mau menunggu? Sambil pegangi jaketku..” ucapnya lalu melepas jaketnya dan memasangnya padaku.

Apa ini? Aneh sekali. Apa dia tidak kedinginan?

Dia berjalan perlahan menuju sumber suara yang ku yakini berada di samping toko tidak jauh dari sini.  Dia menatap tempat itu lalu tersenyum dan membicarakan sesuatu. Suaranya tak dapat ku dengar sehingga membuatku penasaran dan mulai mendekatinya. Dia masuk ke tempat itu dan entah apa yang terjadi. Ku putuskan untuk berlari ke sana.

Saat ku lihat, kuku-kuku dan tangannya berlumuran darah. Dan ada seorang namja dan yeoja. Seorang yeoja terkapar dengan lehernya yang penuh darah dan namja, aku tidak tahu harus mengatakannya bagaimana, aku merasa mual, ingin muntah.

Ku tatap namja tadi, dia menjilati darah ditangannya lalu berbalik melihatku.

“ah, harusnya ku katakan kau jangan ke sini..” ujarnya santai tak memperdulikan diriku yang sedang terkejut

Aku terduduk lemas tak percaya dengan apa yang ku lihat. Salju-salju ditempat itu yang tadinya berwarna putih kini berwarna merah darah. Ku tatap kembali namja itu sambil sedikit menahan rasa mualku.

“si-siapa kau?” tanyaku

“aku? Lee Hyunwoo..”

“buk-bukan. Mak-maksudku..” “ah! Maksudmu, makhluk apa aku ini? Aku vampire. Salam kenal, Kim Shinyoung..”

Kembali terkejut aku dibuatnya. Ba-bagaimana dia tahu namaku? Padahal aku tidak mengatakan namaku..

<<flashback end

 

Begitu pertemuan pertama kami yang aneh namun nyata. Sejak saat itu, dia sering berkunjung ke cafe tempat ku bekerja dan tentunya aku sering menghindarinya karena takut. Sudah satu bulan berlalu dan sekarang aku sudah terbiasa dan tidak takut lagi dengan kehadirannya. Dia aneh, tiba-tiba datang tanpa ku duga. Yang lebih anehnya, dia selalu datang disaat aku butuh pertolongan. Seperti saat itu, seperti seminggu setelah kami bertemu.

Baca lebih lanjut

Angel & Devil – 1

Angel&Devil

 

Hello. Holla. Hai. Aloha. Annyeong~

I’m back~ I’m back~ But not with SIC.. Hahahaha!! Hahaha!!

I’m back with Daehyun~~ Haha, tiba-tiba dapet ide dan iseng-iseng nyobain genre baru, huft. Tapi gagal, beneran gagal.. T^T Di sini saya pake Kim Shinyoung a.k.a ulzzang Kim Shinyoung sebagai OC.. Hyaa, Kim Shinyoung eonni ini cuantik buanget #abaikan. Tapi namanya tetep Shinyoung /plak! *apa ini gua kaga ngerti*

Kalo gitu silahkan baca^^ Kalo bingung kaga tahu kenape ye.. Saya yg buat aja bingung-_-

 

Angel & Devil

  • Main Cast            : Kim Shinyoung (Ulzzang, model) as OC, Jung Daehyun (BAP)
  • Support Cast      : You can find it yourself, *wink*
  • Genre                    : Alternate Universe, Out of Character, Slice of Life
  • Author                  : dk1317 a.k.a  GDhia/GDhia1

P.S : This is just FF and my other imagine, don’t be plagiat and other that god and I don’t like, and please don’t be silent readers, please leave some comment~ And typos every where~

 

Happy Reading~

***

Shinyoung POV

‘tap tap’ ‘tap tap’ ‘tap tap’ ‘tap tap’

“Ibu..” panggil ku lirih sambil menutup telingaku

Ibu melihat ku dengan sedih. Sepertinya dia sudah tahu apa yang telah terjadi denganku.

Perih. Telinga ku perih sekali. Hati ku terus berdegup kencang mendengar semuanya.

Di sana ada yang menyatakan cinta. Di sini ada yang putus. Dalam jarak lima meter ke depan ada yang berkelahi. Sebenarnya apa ini?

Ku lihat Ibu yang mulai mendekatiku kemudian memeluk ku erat.

“maafkan Ibu. Seharusnya Ibu tidak merahasiakan ini kepadamu..”

Aku semakin bingung. Ibu mempererat pelukannya padaku lalu mulai meneteskan air mata.

“mulai hari ini, di ulang tahunmu yang ke 17 ini, kau adalah malaikat cinta..”

Sedikit terkejut setelah mendengar pernyataan Ibu. Perlahan aku mulai mengerti.

Cinta.. Itulah mengapa aku bisa mendengar suara hati orang-orang yang sedang pacaran bahkan yang baru pacaran atau baru berencana menembak.

Malaikat? Apakah aku pantas?

Baca lebih lanjut