School Investigate CLUB! (Not a Detective Club): Last Case: Love, Love, Love (Club’s Love Story)

School Investigate CLUB! (Not a Detective Club)

Hello. Hola. Hai. Aloha. Annyeong~

Still remember with this one? SIC? Come on..

Ga mungkin lupa kan? Mentang-mentang saya udah lama ga update, lupa sama saya lupa juga sama ini.. T-T

Bersamaan dengan berakhirnya tahun 2014, SIC juga sudah mencapai akhirnya.. Sedih juga sih.. Kalo saya boleh jujur ya, ni chapter ga seru.. Wkwk.. Percaya deh.. Tapi gak apa sih ya..

Check it~ Gak terasa ya udah tahun baru lagi :’D

School Investigate Club! (Not a Detective Club): CASE 8 (Last case): Love, Love, Love (Club’s Love Story)

  • Genre : Romance, Fluff
  • Author : dk1317 a.k.a GDhia/GDhia1

P.S : This is just FF and my other imagine, don’t be plagiat and other that god and I don’t like, and please don’t be silent readers, please leave some comment~

 

Happy Reading~

***

Yugyeom-Sohyun Side

 

Yugyeom terus saja mengajak Sohyun berkeliling Hongdae tanpa mampir ke mana pun. Sebenarnya yang dipikirkannya adalah cara untuk menembak Sohyun.

‘haish, Kim Mingyu, Lee Seokmin. Menyesal aku mengatakan kepada mereka kalau akan bertemu Sohyun, haish..’ batin Yugyeom

Yugyeom kini melirik Sohyun yang terus melihat toko aksesoris setiap mereka melewatinya. Yugyeom berhenti namun Sohyun tak sadar itu, ketika dia sadar Sohyun langsung menoleh kebelakang dan kembali mendekati Yugyeom.

“ada apa oppa?” tanya Sohyun. Yugyeom menatap toko aksesoris dan menatap Sohyun bergantian membuat Sohyun tambah bingung.

“mau masuk?” tanya Yugyeom. “eh?”

Yugyeom menarik Sohyun untuk masuk ke dalam toko tersebut.

Mata Sohyun langsung terbuka dengan lebar begitu masuk dan melihat aksesoris-aksesoris di toko tersebut. Dia sedikit berlari menuju gelang, cincin dan kalung dan memperhatikannya satu per satu. Yugyeom tersenyum dan mengikutinya.

“kau suka yang seperti itu?” tanya Yugyeom begitu Sohyun memperhatikan dengan baik gelang yang sedang di pegangnya.

“ani. Tidak juga. Aku hanya penasaran bahan yang dipakai untuk membuatnya..” jawab Sohyun kemudian mengembalikan gelang tadi ke tempat semula

Yugyeom mengangkat alisnya, “selain masak, kau tertarik dengan kerajinan juga?” tanya Yugyeom

Sohyun mengangguk mantap dan mengambil gelang yang lain. “aku suka membuat sesuatu..” jelas Sohyun

Yugyeom tersenyum lalu mengambil sepasang cincin dan memperhatikannya. Dia melirik Sohyun yang terfokus dengan gelang yang diambilnya tadi. Yugyeom kembali tersenyum dan diam-diam pergi ke kasir sementara Sohyun masih terfokus dengan gelangnya.

Baca lebih lanjut

Iklan

School Investigate CLUB! (Not a Detective Club): Case 7: Summer Break: 3 Days and 2 Night Vacation! 2

School Investigate CLUB! (Not a Detective Club)

 

Hello. Holla. Hai. Aloha. Annyeong~!

I’m back setelah gila-gilaan karena Last 17TV Season 5 tadi. Masih sedih Doyoon sama Mingming ga masuk jadi anggota T_T *lirik Mingming di cover SIC*

Tapi Minghao.. Aaaah… Oh okay maaf~! Hehe. Saya udpate lagi setelah kurang lebih dua minggu ga update! Kangen ga? Pasti kangen, buktinya ngunjungin terus-_- komen kenapa!?

Okay, saya bawa part 2 dari Summer Break~! Satu chapter lagi tamat^^ Selamat membaca^^ Oh iya, kalau ada pertanyaan silahkan tanya di sini

Chapter ini seperti chapter kemarin, genrenya nambah :3 suka-suka saya dong><

 

School Investigate Club! (Not a Detective Club): CASE 7: Summer Break: 3 Days and 2 Night Vacation! 2

  • Genre                   : School-life, Friendship, Romance
  • Author                  : dk1317 a.k.a GDhia a.k.a GDhia1

P.S : This is just FF and my other imagine, don’t be plagiat and other that god and I don’t like, and please don’t be silent readers, please leave some comment~

 

Happy Reading~

***

Warning: alurnya cepet banget.. Hee.. ^^V

Yerin, Jimin, dan Tia keluar dari tenda dengan mata Yerin yang sembab menyebabkan banyak pertanyaan.

“ada apa?” khawatir Yujeong. “eonni, kau menangis?” khawatir Jihee

“gwaenchana..” ujar Yerin. “ada apa nuna?” tanya Hansol, “girl’s problem..” bukan Yerin yang menjawab tapi Tia yang menjawab. Hansol mengangguk-angguk.

“eo? Ada apa Yerin-ah?” tanya Boa khawatir. Yerin hanya terkekeh, “gwaenchanayo, ssaem.. Hanya sedikit curhatan..” ujar Yerin kemudian

Sebuah langkah memalingkan perhatian mereka, Seokmin yang sedang berjalan tertunduk mendekati mereka. Saat menyadari suasananya aneh, Seokmin mengangkat kepalanya dan melihat sekeliling, dan.. Pandangannya bertemu dengan Yerin yang habis menangis. Tiba-tiba dada Seokmin terasa sesak mengingat Yerin seperti itu karenanya. Ketika dia hendak memanggil Yerin, Yerin mengalihkan pandangan dan berjalan mendekati Youngyoo dan Shinae.

“eonni, gwaenchana?” tanya Youngyoo, Yerin hanya terkekeh pelan lalu mengangguk. “kenapa kalian semua jadi mengkhawatirkanku?”

“tentu saja khawatir, nuna tiba-tiba saja keluar dengan mata sembab seperti itu..” ujar Ji Oh

“sudah ku bilang tidak apa-apa..” ujar Yerin sekali lagi. “masalah cowok?” selidik Seungmi. Yerin terdiam lalu mengangguk, “bukankah biasa cewek menangis karena cowok..” ujar Yerin kemudian

“ei, eonni! Kau jangan menjatuhkan harga diri kita dong!” ujar Seungmi tak terima dan hanya direspon tertawa oleh Yerin. Walaupun begitu, Seokmin yang mendengar hal itu merasa sangat sesak dan kemudian berjalan menuju tenda laki-laki.

Yerin menyadari kepergian Seokmin hanya dapat memandang punggung laki-laki itu menjauh dan masuk ke dalam tenda.

 

***

“haaaah..” Mingyu menghela nafas sambil menantap bintang musim panas. Mingming yang menyadari hal itu menyenggolnya pelan. “kenapa?” tanya Mingming

Mingyu menatap Mingming lalu kembali menatap ke langit.

“Yugyeom dan Seokmin berkelahi..” jawab Mingyu, “he? Kenapa bisa?” tanya Jingoo

Mingyu menatap Jingoo dan kembali menghela nafas, “ceritanya panjang dan ribet. Pokoknya masalah nembak-menembak..”

Sementara itu yang mendengarkan-Jungkook, Jingoo, Mingming, dan Bambam-hanya dapat ber-oh ria..

Mingyu menatap Jungkook, “kalau kau ada di tempat kejadian saat itu, ku rasa kau akan kena sialnya juga..” ujar Mingyu, “aku senang aku tidak terlibat..” ujar Jungkook

“kalau begitu, kapan kau akan menembak si ‘manis’-mu itu? Aku sudah bosan melihat kalian beradu mulut terus..” ujar Jingoo, “ya! Kau mendukungku atau tidak?” kesal Jungkook

“oh tidak, jangan kalian juga..” ujar Mingyu dibalas tatapan Jingoo dan Jungkook.

Jungkook menghela nafas, “aku hanya menunggu hingga dia sadar kalau aku menyukainya..” ujarnya kemudian, “sepertinya akan memakan waktu lama, Jeon Jungkook. Si ‘manis’-mu itu sedikit lola..” ujar Bambam kemudian

Jungkook menatap Bambam kesal lalu menyumpal mulut Bambam dengan chocopie dan pergi meninggalkan yang lain untuk masuk ke dalam tenda.

“begitulah hidup..” ujar Mingyu dan pergi menyusul Jungkook masuk ke dalam tenda. Mingming, Bambam, dan Jingoo saling menatap dan menghela nafas lalu mereka kembali melihat bintang.

“AKH!” pekik Jingoo dan langsung ditatap Mingming dan Bambam. Jingoo memandangi Bambam dan Mingming dengan tatapan ‘seperti mau mati’.

“gawat! Besok pagi aku tugas masak bersama Yerin dan Seokmin. Pasti akan jadi sangat ‘awkward’, ugh..” Jingoo mengacak rambutnya pasrah sementara Bambam dan Mingming hanya menertawakan nasib Jingoo

Baca lebih lanjut

School Investigate CLUB! (Not a Detective Club): Case 6: Summer Break: 3 Days and 2 Night Vacation! 1

School Investigate CLUB! (Not a Detective Club)

 

 

Hello. Holla. Hai. Aloha. Annyeong~

Saya balik dengan membawa SIC~ Sebenernya ini saya jadwalin hari rabu malem, tapi setelah kemaren temen saya yang sering maksa update itu ke rumah dan bilang dia besok-hari ini-udah ke Bandung buat ngelanjutin SMA di sana, jadi saya update cepet untuk dia~ My friend don’t forget me yeah~? Kita ketemu nanti lebaran, itu juga kalo lu lebaran di Bangka T_T and, I’ll go to ‘asrama’ on 3rd August, T-T kalo ga bisa ketemu selama 3 tahun kita ketemu pas kuliah ye~? Insha Allah gue ke UPI~ Mention guee*tereak pake toa*

Karena sekarang lagi libur sekolah, saya bawa SIC dengan liburan musim panas~ Go and check it~ Entah kenapa tiba-tiba genre-nya berubah :3 suka-suka saya dong :9

 

School Investigate Club! (Not a Detective Club): CASE 6: Summer Break: 3 Days and 2 Night Vacation! 1

  • Genre                   : School-life, Friendship, little Romance
  • Author                  : dk1317 a.k.a GDhia/GDhia1

P.S : This is just FF and my other imagine, don’t be plagiat and other that god and I don’t like, and please don’t be silent readers, please leave some comment~ Typos everywhere, EYD ancur..

 

Happy Reading~

***

Warning: alurnya cepet banget.. Hehe.. ^^V

“ssaem~” panggil Yerin begitu melihat beberapa bahan yang akan mereka beli.

Yeah, saat ini Boa dan beberapa siswa yang akan ikut bersama Boa(ini saya nulisnya Boa aja, Boa seonsaeng kepanjangan) yaitu: Yerin, Yugyeom, Sohyun, Hansol, dan Tia sedang berbelanja bahan makanan mereka untuk kemah.

“eo, Yerin-ah. Ada apa?” tanya Boa sambil mendekati Yerin

“one plus one..” jawab Yerin sambil menunjuk ‘kim’(rumput laut kering).

Boa menatap anak muridnya itu agak cemas, “ssaem sudah membeli kim..” ujar Boa sambil menunjuk ke arah troli yang sedang dibawa Tia

“Oh My God!” teriak Tia begitu dia melihat ‘sesuatu’ di troli, “waeyo nuna?” kaget Hansol begitu mendengar Tia berteriak

“ssaem!” panggil Tia, “eo? Ada apa?” tanya Boa lalu mendekati Tia bersama dengan Yerin

Baca lebih lanjut

School Investigate CLUB! (Not a Detective Club): Case 5: Youngyoo’s Problem

School Investigate CLUB! (Not a Detective Club)

Hello. Holla. Hai. Aloha. Annyeong~

I’m back with chap.5~ Sebenernya ni ff pengen diupdate hari jum’at tapi ada yang kepo *lirik* jd minta dicepetin. Iya elu boleh kepo tapi komen dong.. -_-

So, saya bawa Youngyoo ke dalam masalah. Hm, menurut saya pribadi saya enggak ngerti sama chap ini (yg buat aja ga ngerti, khawatir readernya gimana). Saya ngerasa kalo masalah ini ga ribet, ga mudah, ga nyambung, ga seru, ga berasa dan ga yang lain. Dari pada baca curhatan saya, langsung aja baca ceritanya. Check it! Yo~

 

School Investigate Club! (Not a Detective Club): CASE 5: Youngyoo’s Problem

  • Genre                   : School-life, Friendship.
  • Author                  : dk1317 a.k.a  GDhia/GDhia1

P.S : This is just FF and my other imagine, don’t be plagiat and other that god and I don’t like, and please don’t be silent readers, please leave some comment~

 

Happy Reading~

***

-di kelas 2-1

“Youngyoo-ah, ayo..” ajak Shinae begitu bel pulang sekolah berbunyi

“eo? Eo..” jawabnya agak linglung

Ada yang aneh dengan Youngyoo hari ini. Tidak seperti biasanya, hari ini dia terlihat lesu dan kurang bersemangat.

“ada apa denganmu?” tanya Seungkwan “tidak ada apa-apa..” jawabnya

Sejak kemarin dia seperti ini. Setiap kali ditanya mengapa, selalu dijawab tidak ada apa-apa. Padahal jelas sekali dia sangat aneh dan seperti ada sebuah masalah. Di waktu pelajaran bahkan di klub dia selalu bengong dan tak sadar kalau dirinya dipanggil. Bahkan ketika suasana sangat berisik sekali pun dia tidak bereaksi dan hanya mengaduk-aduk tehnya yang sudah dingin.

“ada apa dengannya?” tanya Bambam dijawab gelengan Jingoo “jangan tanya aku, tanya teman sekelasnya..” sambungnya

Bambam yang merasa perkataan Jingoo benar, menghampiri Shinae.

“ada apa dengannya?” tanya Bambam sehingga membuat Shinae sedikit terkejut karena dia sedang asyik menggambar “siapa?” Shinae balik bertanya

“Youngyoo..” jawab Bambam dan melihat Youngyoo yang saat ini sedang menghela nafas, Shinae ikut melihatnya dan menggeleng, “aku juga tidak tahu, oppa. Dia sudah seperti itu sejak kemarin..”

“sejak kemarin?” Jungkook ikut nimbrung dan dibalas anggukan Shinae, “benarkan, Seungkwan-ah?” tanya Shinae kepada Seungkwan yang kebetulan dekat dengan mereka dan mendengar pembicaraan mereka, “eo..” jawabnya

“kemarin malah lebih parah dari hari ini..” ujar Hansol ikut nimbrung juga

“lebih parah?” tanya Jingoo ikutan nimbrung, juga. Hansol, Seungkwan, dan Shinae mengangguk.

“dia nyaris seperti orang gila..” ujar Seungkwan membuat Bambam, Jingoo, dan Jungkook tambah penasaran.

Baca lebih lanjut

School Investigate CLUB! (Not a Detective Club): Case 4: Seungmi & Mingyu Problem

School Investigate CLUB! (Not a Detective Club)

Hello. Holla. Hai. Aloha. Annyeong~~

I’m back again.. Maaf ya lama~ Hehe biasalah sok sibuk. Dan seperti janji saya, saya bawa SIC~ Kali ini saya membawa Seungmi dan Mingyu ke dalam masalah! Hahaha, yang ga suka don’t read. You know! Don’t Like Don’t Read! Ini cuma fanfict! Dan enggak real! Yang penasaran mari baca~ Oh iya, typo bertebaran EYD agak gimana gitu. Yo weslah^^

 

School Investigate Club! (Not a Detective Club): CASE 4: Seungmi & Mingyu Problem

  • Genre                   : School-life, Friendship, Love Problem
  • Author                  : dk1317 a.k.a  GDhia/GDhia1

P.S : This is just FF and my other imagine, don’t be plagiat and other that god and I don’t like, and please don’t be silent readers, please leave some comment~

 

Happy Reading~

***

Tia masuk ke ruang klub dan terkejut ketika menemukan Sohyun yang sedang melamun sendirian. Belum ada siapa-siapa kecuali mereka. Tumben sekali Sohyun datang cepat hari ini, padahal bel pulang sekolah baru lima menit yang lalu dibunyikan. Awalnya Tia biasa-biasa saja, tapi sekarang dia merasa kalau Sohyun sangat aneh hari ini karena tidak menyapanya walaupun dia sudah berjalan mondar-mandir di depan Sohyun.

Tak lama dari itu, Yugyeom, Mingyu, dan Seokmin masuk ke ruang klub. Anehnya, ketika mereka bertiga masuk, Sohyun tersadar dari lamunannya dan menyapa mereka bertiga. Hal ini semakin membuat Tia heran.

Tak lama setelahnya, anggota klub yang lain masuk ke ruang klub secara bergantian. Tia langsung menyeret Yerin dan Jimin.

“ku rasa Sohyun aneh sekali hari ini..” Tia memulai percakapan

Yerin dan Jimin melihat ke arah Sohyun yang sedang berbicara dengan Seungmi dan Youngyoo. Mereka tidak menemukan keanehan dalam hal itu.

“tidak sama sekali..” ujar Yerin agak heran karena ucapan sahabatnya itu. Jimin hanya mengangguk mengiyakan perkataan Yerin.

“karena kalian tidak mengerti. Baiklah akan ku jelaskan..”

Yerin dan Jimin langsung duduk rapi di depan Tia siap untuk mendengarkan ceritanya. Dengan lancarnya Tia menceritakan hal yang menurutnya aneh dari Sohyun. Setelah selesai berbicara, Yerin dan Jimin kembali melihat ke arah Sohyun yang sedang melihat Yugyeom, Mingyu, dan Seokmin bermain alkagi berhadapan dengan Jungkook, Jingoo, dan Mingming.

Yerin tersenyum jahil menandakan sepertinya dia tahu alasan Sohyun bertingkah aneh seperti itu. Jimin dan Tia melihat Yerin seram.

“sepertinya aku tahu..” ujar Yerin penuh percaya diri

“kau tahu?” tanya Jimin

“tahu apa?” tiba-tiba saja muncul Seungmi yang memang dari tadi penasaran dengan apa yang dibicarakan ketiga kakak kelasnya ini.

“kau mengagetkan ku!” kesal Yerin sedikit berteriak sedangkan Tia dan Jimin hanya menggeleng-geleng kesal.

“apa yang kalian bicarakan?” tanya Seungmin mulai bergabung dengan mereka

Tia menghela nafas dan menjelaskan situasi yang mereka bicarakan sekarang. Seungmi terkejut dan otomatis langsung berteriak.

“SERIUS??”

Semua anggota menoleh ke arah Seungmi, Tia, Yerin, dan Jimin. Yerin memukul Seungmi kecil sedangkan Jimin dan Tia hanya menggelengkan kepala mereka lagi.

“kau ini berisik sekali. Itukan baru prasangka saja..” ujar Yerin

“hehe, mian..” ungkap Seungmi sedikit bersalah. “jadi menurut eonni, Sohyun menyukai tiga diantara mereka?” tanya Seungmi meyakinkan

Yerin mengangguk. Raut wajah Seungmi berubah menjadi khawatir, dia terus memperhatikan Sohyun yang masih melihat Yugyeom dkk. bermain alkagi.

“wae?” tanya Tia menyadari tingkah Seungmi berubah

Seungmi menggigit kukunya dan tak mendengar pertanyaan Tia sama sekali, “dia tidak menyukai Mingyu oppa kan..” ujarnya tanpa mengetahui kalau dia sedang diperhatikan

“kau suka Mingyu?” tanya Jimin “eo..” jawab Seungmi tanpa disadarinya

“eh?” kagetnya setelah menyadari kalau dia telah mengatakan sesuatu yang salah. Dia menatap ketiga kakak kelasnya, mereka memasang wajah menggoda kepada Seungmi.

Baca lebih lanjut

School Investigate CLUB! (Not a Detective Club) : Case 3: Kim Yugyeom, Kim Mingyu, & Lee Seokmin

School Investigate CLUB! (Not a Detective Club)

 

Hello. Hola. Hai. Aloha. Annyeong~

I’m back! I’m back! (Iya tahu..). Hayo, kenapa saya lama? Ayo tebak.. Gak mau nebak? Iya deh maaf. Sebenernya saya kemarin-kemarin lagi fokus UN.. Saya ini kelas 3 SMP loh.. Haha.. ada yang berasa lebih tua? Atau muda? Atau seumuran? Hehe..

Pokoknya setelah UN ini saya udah bebas gak belajar lagi~~ Lalalala~ Tapi masih mikir nilai akhirnya.. T^T

Dari pada basa basi terus, udah pada penasaran dengan lanjutan SIC?? Check On~ *nyanyi Check On-BAP*

 

School Investigate Club! (Not a Detective Club): CASE 3: Kim Yugyeom, Kim Mingyu, & Lee Seokmin

  • Genre                   : School-life, Friendship.
  • Author                  : dk1317 a.k.a  GDhia/GDhia1

P.S : This is just FF and my other imagine, don’t be plagiat and other that god and I don’t like, and please don’t be silent readers, please leave some comment~

 

Happy Reading~

***

Sudah satu minggu sejak keberhasilan mereka mendapatkan dua puluh anggota bahkan lebih satu. Hari-hari biasa di klub pun menemani mereka. Ada yang bermain alkagi, ada yang bermain psp, ada yang bergosip, ada yang membaca manhwa, dan ada yang ngedance dan lain-lain.

“sejak pertama kali masuk klub, aku penasaran bagaimana Yugyeom oppa, Seokmin oppa, dan Mingyu oppa bertemu, sepertinya mereka tidak terpisahkan..” ujar Seungmi kepada seluruh anggota perempuan di klub

“benar sekali, saat pertama kali masuk sekolah juga aku selalu melihat mereka bertiga..” ungkap Jimin

“aku setuju denganmu Jimin-ah. Agak menyeramkan sih, tapi begitulah..” ungkap Yerin juga

“kalau begitu kenapa tidak kita tanyakan saja kepada mereka?” usul Yujeong

“benar juga ya..”

Mereka pun berjalan menuju Mingyu, Seokmin, Yugyeom yang sedang asyik main alkagi melawan Jungkook, Jingoo, dan Mingming.

“ehem, Yugyeom-ah..” panggil Tia

“eo? Wae?” tanya Yugyeom tanpa memalingkan pandangannya dari papan alkagi

“boleh kami menanyakan sesuatu?” tanya Youngyoo

“boleh saja. Apa itu? Ya! Tembak yang itu..” jawabnya sambil terus terfokus pada alkagi

“kalian yakin ingin menanyakannya?” tanya Yerin

“sepertinya situasi kurang mendukung..” ujar Jimin

“tanya saja, eonni..” pinta Shinae

“em, bagaimana kalian bertiga bertemu?” tanya Jimin akhirnya

Biji alkagi yang ditembakkan Seokmin meleset karena terkejut dengan pertanyaan dari Jimin.

“bertiga? Maksudnya?” tanya Mingyu

“oppa, Yugyeom oppa, dan Seokmin oppa tentunya..” jawab Yujeong

Seluruh pandangan anggota laki-laki tertuju pada anggota perempuan. Anggota yang lain pun berkumpul bersama dan melihat Yugyeom, Mingyu, dan Seokmin.

“eh?” bingung Yugyeom

Mingyu menghela nafas dan memijat kepalanya.

“sepertinya pertanyaan mereka serius..” ujar Seokmin

“atau lebih tepatnya rasa penasaran mereka besar..” sambung Mingyu

Akhirnya mereka bertiga menyerah dan menyuruh anggota yang lain duduk. Yerin bersiap dan mengeluarkan beberapa minuman dingin, begitu pula anggota yang lain mempersiapkan keripik, wafer, biskuit, dan cemilan lainnya.

“mereka siap mendengar sampai selesai rupanya..” ujar Mingyu lemas dibalas anggukan Yugyeom dan Seokmin

“baiklah aku yang akan memulainya..” Seokmin mulai bercerita

 

>>Seokmin’s flashback

-empat tahun yang lalu- (saat Yugyeom, Mingyu, dan Seokmin kelas 2 SMP)

“sudah ku bilang mana uangmu!” kesal salah seorang siswa sambil mendorong siswa lainnya

“ku bilang aku tidak akan pernah menyerahkannya pada kalian..”

“berani sekali kau berbicara seperti itu kepada seniormu!” ucap salah seorang siswa dan hendak memukul siswa tersebut

“bisakah kau hentikan kakak-kakak? Apa kalian merasa bangga memukul adik kelas tak berdosa?” tanya salah seorang siswa yang mencoba mencegah mereka

“siapa pula kau! Ini urusan kami bukan urusanmu!” kesal salah satunya dan memukul siswa yang menghalangi tersebut namun dihindar

“maaf lupa memperkenalkan diri, namaku Kim Yugyeom..” ucap siswa itu dan meninju senior yang hendak melawannya

Dalam sekejap senior-senior itu menyerah dan berlari meninggalkan Yugyeom dan siswa yang mereka ganggu

“terima kasih, tanpa pertolonganmu mungkin aku sudah k.o tadi..” ujar siswa tersebut

“tidak apa-apa aku senang membantu..” ujar Yugyeom

“ngomong-ngomong, siapa namamu?” tanya Yugyeom

“aku Lee Seokmin, salam kenal. Namamu Kim Yugyeom kan?” tanya Seokmin memastikan

Yugyeom menangguk dan mereka menuju kelas masing-masing.

<<Seokmin’s flashback end

 

“begitulah pertemuan ku dengan Yugyeom..”  ujar Seokmin dengan senyum khasnya

“itu saja? Singkat sekali? Setelah itu kalian berteman?” tanya Sohyun bertubi-tubi

Seokmin berpikir lalu mengangguk begitu pula Yugyeom.

“kalau begitu pertemuanmu dengan Mingyu?” tanya Bambam

“ah, pertemuanku dengan Mingyu bersama-sama dengan Yugyeom di kelas 2 SMP juga. Saat itu kami pulang sekolah dan mampir ke warung ddeokbokki..”

 

>> Seokmin’s flashback

“eomoni, aku pesan porsi yang biasa ya?” ujar seorang siswa kepada bibi penjual seperti sudah akrab dan jadi pelanggan setia

“kau kenal?” tanya Yugyeom kepada Seokmin

“Kim Mingyu kelas 2-2. Aku sering bertemu dengannya di sini. Atau lebih tepatnya dia pelanggan tetap warung ini..” jawab Seokmin

Yugyeom hanya dapat mengangguk mengerti. Tak lama setelahnya mereka memesan rambokki.

“kenapa kau menanyainya?” tanya Seokmin pula

“dia terlihat menyeramkan, terutama tatapan matanya..” jawab Yugyeom agak ngeri

“uhuk uhuk..” Mingyu tersedak ddeokbokki yang dimakannya dan segera dia mengambil minum

Yugyeom dan Seokmin menatapnya.

“sepertinya dia mendengarmu..” ujar Seokmin

“sepertinya memang begitu..” ujar Yugyeom setuju

Setelah minum, Mingyu berangkat dari tempat duduknya dan bergabung bersama Yugyeom dan Seokmin sehingga membuat mereka agak takut.

“ehem. Hei boleh ku tanya sesuatu?” tanya Mingyu

“i-iya..” jawab Yugyeom dan Seokmin bersamaan

“apakah aku benar-benar seram? Apakah tatapan mataku benar-benar tajam? Banyak orang yang bilang begitu tapi menurutku biasa saja. Ah, apa yang harus ku lakukan. Kalau begini orang-orang akan salah menilaiku..” ujar Mingyu panjang sekali

Yugyeom dan Seokmin hanya terdiam mendengarnya. Mereka sama sekali tidak percaya kepribadian yang seperti itu keluar dari wajah yang seperti itu(?).

“hm? Kalian kenapa?” tanya Mingyu bingung

<<Seokmin’s flashback end

 

“begitulah pertemuan kami dengan Mingyu..” ujar Seokmin dibalas anggukan Yugyeom dan Mingyu

“konyol..” ungkap Jingoo dibalas anggukan seluruh anggota

“tapi awalnya juga aku agak seram dengan Mingyu oppa, tapi setelah mengenalnya lebih lama ternyata tidak seperti yang ku bayangkan..” ungkap Yujeong

“aku juga!” ungkap Youngyoo

“aku sih tidak sama sekali, malahan mereka yang berpikir aku ini seram..” ungkap Jaemoo bangga

“kepedean..” ucap Seungmi kesal dengan kelakuan Jaemoo

“apa kau bilang, ini benar tau!”

“hei hei jangan berkelahi, aku ingin mendengar cerita yang lain..” ujar Ji Oh melerai pertengkaran mereka

“benar, aku juga penasaran..” ungkap Mingming

“lalu semenjak saat itu kami berteman. Walaupun beda kelas, dan hanya Seokmin yang berbeda klub tapi kami tetap bersahabat dengan baik. Dan mulai kenaikan kelas 3 kami menjadi populer..” ungkap Mingyu bangga

“ah, apakah itu hal yang harus dibanggakan?” tanya Jimin jengkel

“tentu saja, popularitas itu..” ujar Mingyu namun terputus oleh Jimin “lanjutkan ceritanya”

“oke-oke. Kami juga pernah berkelahi karena perempuan. Perempuan itu benar-benar berhasil menarik perhatian kami..” ujar Yugyeom

Baca lebih lanjut

School Investigate CLUB! (Not a Detective Club): Case 2: Club disband!? Must Get More Members!!

School Investigate CLUB! (Not a Detective Club)

 

Hello. Holla. Hai. Aloha. Annyeong~

Udah pada baca Case pertama, gimana? Penasaran sama lanjutannya? Kalau penasaran kenapa enggak dikomen? Kan saya juga enggak tau reaksi kalian baca ffnya gimana. Saya sedikit kecewa*mual*. Jja-jjan! Ini case ke 2. Di case ke dua ini, seluruh anggota akan terungkap! Yang pastinya kalian pada tahu kalau udah baca introductionnya terlebih dahulu^^

 

School Investigate Club! (Not a Detective Club): CASE 2: Club disband!? Must Get More Members!!

  • Genre                   : School-life, Friendship.
  • Author                  : dk1317 a.k.a  GDhia/GDhia1

P.S : This is just FF and my other imagine, don’t be plagiat and other that god and I don’t like, and please don’t be silent readers, please leave some comment~

 

Happy Reading~

***

 

-Cerita sebelumnya

-kelompok promosi kelas 3-

“kau bilang kau tidak suka diperintah kan? Kau juga kau bilang kau ingin istirahat kan? Masuk saja klub kami, kami banyak sekali waktu istirahat dan leader kami tidak bisa memerintah..” ucap Tia kepada dua namja sasarannya

“siapa leadernya?” tanya salah satu namja

“Kim Yugyeom, Kim Yugyeom!” jawab Yerin

“hm..”

“bagaimana?” tanya Jimin

Kedua namja itu bertatapan dan berbisik satu sama lain..

“kami..”

 

***

Jimin, Yerin, dan Tia menatap kedua namja itu dengan penuh harap.

“kami.. pikirkan lagi..” ujar salah satunya

Tersirat sedikit kekecewaan namun tak mengubah semangat mereka.

“oke, kalau kalian berubah pikiran, kalian tahu kan di mana tempatnya..” ujar Yerin

Kedua namja itu mengangguk mengerti dan meninggalkan trio promosi klub.

Mereka terus mempromosikan klub walau tidak dihiraukan begitu juga dengan anggota yang lain, dengan penuh semangat mereka mempromosikan klub.

 

-kelompok promosi kelas 2-

“kalian penasaran dengan sekolah? Bergabunglah di klub investigasi, kalian akan merasakan sensasi mencari tahu hal-hal yang tidak kalian ketahui dari sekolah!” semangat Seungmi berkobar-kobar walaupun dia yakin tak ada yang mendengar

“kapan promosi selesai? Suaraku sudah serak..” ungkap Jaemoo sambil berkipas melepas penat

“aku juga..” ungkap Ji Oh juga

“ah kalian ini! Kalian kan laki-laki masa’ kalah dengan aku yang perempuan!?” kesal Seungmi dan mencoba membangkitkan semangat teman-temannya itu

“apa kau bilang? Kalah dengan mu? Maaf saja ya..” kesal Jaemoo dan mulai menggulung poster klub dan mengetuknya di meja

“ayo bergabunglah dengan klub investigasi! Dijamin asyik dan banyak sensasi!” teriak Jaemoo tidak mau kalah dengan Seungmi

“mulai lagi deh, biar mereka berdua sajalah..” ucap Ji Oh pelan sambil mengipasi tubuhnya

“padahal awal musim semi tapi panas begini..” sambungnya

Sementara Seungmi dan Jaemoo yang berlomba mempromosikan, Ji Oh melihat Seungkwan dan Hansol menunjuk-nunjuk ke arah mereka bertiga lalu berlari menuju mereka.

“di sini rupanya..” ujar Seungkwan

“kami sudah mencari kalian dari lantai satu, padahal tadi kita lewat sini deh..” ujar Hansol juga

Trio promosi melihat Seungkwan dan Hansol bingung. Mereka tidak bereaksi dengan perkataan Hansol dan Seungkwan atau lebih tepatnya lola. Melihat hal itu, Hansol dan Seungkwan ikut bingung.

“kalian tidak menerima pendaftaran?” tanya Hansol

“eh? Kalian mau mendaftar?” Seungmi tanya balik

“eh? Memangnya kami terlihat seperti tidak ingin mendaftar?” tanya Hansol lagi

“serius?” tanya Seungmi lagi

Hening. Ji Oh, Jaemoo, dan Seungkwan menatap Hansol dan Seungmi bergantian dan mencoba mencerna pertanyaan mereka berdua. Dalam hati mereka: “bercanda kan?”

“tentu saja kami ingin mendaftar!” ucap Seungkwan memecahkan suasana hening.

“benarkah? Selamat datang. Ini formulirnya, tulis nama, kelas, dan alasan kalian bergabung..” ujar Ji Oh sambil memberikan kertas formulir dan pena kepada Seungkwan dan Hansol

Seungkwan dan Hansol langsung menulis nama, kelas, dan alasan mereka bergabung dengan klub. Trio promosi menerima mereka dengan senyuman.

“setelah jam promosi selesai, temui kami di ruang klub. Tahukan dimana?” tanya Seungmi

“lantai dua sebelah barat..” jawab Hansol dan Seungkwan bersamaan

 

***

Setelah jam promosi selesai, seluruh anggota berkumpul di ruang klub. Mereka terlihat sangat lemas dan lelah. Boa seonsaeng telah menunggu mereka dari tadi sambil menyeduh teh dan menyediakan biskuit.

“apakah bisa mengumpulkan dua puluh anggota dalam satu minggu. Bahkan kita baru dapat dua, ditambah kita sembilan anggota sebelumnya jadi bersebelas, sembilan lagi bagaimana?” ujar Seungmi agak khawatir

“jangan berpikir seperti itu, tenangkan pikiran dengan teh ini..” ucap Boa seonsaeng sambil menyodorkan teh kepada murid-muridnya

“gumawo saem, tanpa kau mungkin kami akan selalu berpikir negatif seperti tadi..” ungkap Jimin lalu meminum tehnya

Yang lain ikut meminum teh mereka.

“kalau hari ini dua, besok bisa saja bertambah, lusa, dan hari keesoknya sampai selesai akhir minggu ini..” ujar Boa seonsaeng mencoba menyemangati murid bimbingannya itu

“benar. Ngomong-ngomong soal anggota baru, mereka belum datang?” tanya Yugyeom yang menyadari ketidak hadiran dua anggota baru

“siapa mereka?” tanya Mingyu

Baca lebih lanjut